• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

IAEA Izinkan Jepang Buang Limbah Radioaktif PLTN Fukushima ke Samudera Pasifik

by Redaksi Asiatoday
July 5, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Publik Jepang Tolak Rencana Pembuangan Air Limbah Radioaktif ke Laut

Tangki-tangki besar yang menyimpan air limbah radioaktif yang terkontaminasi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi di Prefektur Fukushima, Jepang. Foto Xinhua

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Setelah menghadapi berbagai protes, Pemerintah Jepang siap membuang limbah cair radioaktif yang diolah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi ke laut, paling cepat Agustus, setelah menerima stempel persetujuan dari pengawas nuklir PBB.

Dilansir dari CNA pada Rabu (5/7/2023), setelah meninjau selama dua tahun, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan rencana Jepang untuk melepas air radioaktif itu sesuai dengan standar keamanan global.

Sebagai informasi, PLTN Fukushima Daiichi hancur akibat gempa bumi dan tsunami dahsyat yang melanda Jepang pada 2011.

RelatedPosts

A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order

Indonesia Boosts Energy Security With 45,900 Tons of LPG From US

Hormuz Crisis Threatens Asia’s Energy Security as UN Urges US-Iran De-escalation

Sebelumnya, pada Januari lalu, pemerintah Jepang menyatakan berencana mulai melepas air radioktif itu ke laut sekitar musim semi hingga musim panas. Namun, masih menunggu persetujuan resmi dari IAEA.

Dengan dukungan IAEA, pada Selasa (4/7/2023) Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida berharap rencana yang sempat banyak diperdebatkan itu dapat diterima dengan baik secara domestik maupun internasional.

Serikat nelayan lokal memang telah lama menentang rencana tersebut, karena akan membatalkan upaya mereka untuk memperbaiki reputasi setelah beberapa negara melarang produk makanan Jepang akibat takut radiasi.

Beberapa negara tetangga juga telah menyuarakan keprihatinan atas ancaman terhadap lingkungan. Dalam hal ini, China jadi pengkritik terbesar rencana pelepasan air radioktif itu ke laut.

Jepang sendiri mengatakan bahwa air itu telah disaring untuk menghilangkan sebagian besar unsur radioaktif kecuali tritium, isotop hidrogen yang sulit dipisahkan dari air.

Air yang diolah akan diencerkan jauh di bawah tingkat tritium yang disetujui secara internasional sebelum dilepaskan ke laut Samudera Pasifik. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: FukushimaIAEASamudera Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition
  • ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance
  • Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction
  • A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order
  • Indonesia Targets Global Halal Economy Leadership as Islamic Markets Expand
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.