• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

ICDX Mulai Gagas Pasar Perdagangan Karbon

by Redaksi Asiatoday
January 3, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
World Bank Dukung Penuh Indonesia Implementasikan Perdagangan Karbon

Emisi karbon. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan pasar perdagangan karbon (carbon trading).

Pengembangan perdagangan karbon sejalan dengan visi ICDX untuk menyediakan ekosistem yang terintegrasi dengan baik dan terpercaya untuk perdagangan komoditas.

Kredit karbon sendiri diklasifikasikan sebagai komoditi tidak berwujud (intangible) yang dapat diperdagangkan.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Di Indonesia, perdagangan kredit karbon secara aspek hukum juga dianggap sebagai komoditi. Hal ini tercantum pada definisi komoditi di Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

Komisaris Utama ICDX, K.H. Said Aqil Siradj mengatakan, sebagai bursa komoditi, ICDX turut mendukung tujuan pemerintah untuk menurunkan emisi karbon Indonesia.

“ICDX tidak hanya akan menyediakan infrastruktur pasar yang terorganisir, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kontribusi Indonesia dalam pengurangan emisi karbon. Dalam tahun-tahun mendatang, ICDX berkomitmen untuk menjalankan bisnisnya secara bertanggung jawab dengan fokus pada penurunan emisi karbon,” ujarnya dikutip dari siaran pers, Senin (3/1/2021).

Mengingat Indonesia merupakan salah satu paru-paru dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam menyelenggarakan perdagangan kredit karbon dan mengambil peranan penting di tingkat global.

Luasnya alam nusantara dapat berkontribusi secara signifikan dalam ketersediaan kredit karbon, yang potensinya juga mampu mendorong kesejahteraan perekonomian bangsa.

Sementara itu, Head of Carbon Market ICDX Group, M. Zulfal Faradis menambahkan,ICDX akan mengadvokasi dan mengusahakan misi netral karbon kepada anggota dan pemangku kepentingan ekosistem bisnis ICDX melalui sosialisasi dan workshop, serta membentuk program sadar jejak karbon untuk internal perusahaan. (ATN)

Tags: Carbon TradeEmisi KarbonICDXPajak Karbon
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.