• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ikut Vietnam Expo, Indonesia Raih Transaksi Potensial Rp9,75 Miliar

by Redaksi Asiatoday
December 28, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ikut Vietnam Expo, Indonesia Raih Transaksi Potensial Rp9,75 Miliar

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mencatatkan nilai transaksi potensial senilai Rp9,75 miliar dalam pameran dagang internasional Vietnam Expo 2019, di Hanoi, Vietnam.

Kepala Atase Perdagangan Hanoi Mohammad Iqbal Djamil mengatakan pada ajang pameran yang digelar pada 4—7 Desember 2019 itu, penjualan produk ritel asal Indonesia berupa produk kosmetik, perhiasan, dan kerajinan tangan mencapai Rp12,44 juta. Di sisi lain, dalam pameran tersebut, Indonesia juga mendapatkan transaksi kontak dagang sebesar Rp9,74 miliar.

“Produk Indonesia mendapat respons yang sangat baik dari buyer dan pengunjung pameran hingga berhasil meraih transaksi potensial sebesar Rp9,75 miliar,” kata Iqbal melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (28/12/2019).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Vietnam Expo 2019 menghadirkan beragam produk yang ditampilkan 850 peserta dari 18 negara seperti Inggris, India, Taiwan, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Rusia, Jepang, Filipina, Singapura, Hongkong, Spanyol, Thailand, Swiss, Tiongkok, Amerika Serikat, Indonesia, dan Vietnam.

Menurut Iqbal, Indonesia perlu lebih memanfaatkan potensi Vietnam untuk menjadi tujuan pasar ekspor dan rantai pasok tingkat regional bagi industri nasional.

“Vietnam termasuk salah satu negara yang memiliki perjanjian perdagangan bebas (FTA) baik secara bilateral maupun regional dengan 13 perjanjian dan memiliki potensi pasar yang cukup besar dengan penduduk lebih dari 96 juta jiwa,” jelasnya.

Pada Vietnam Expo 2019, Atdag Hanoi dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan memberikan fasilitas kepada tujuh perusahaan Indonesia yang mengikuti pameran berupa lahan seluas 54 m2 untuk menampilkan produk-produknya.

Ketujuh perusahaan Indonesia yang mengikuti Vietnam Expo 2019 yaitu PT Universal Abrasivindo Industrial (produk amplas/sandpaper), CV Bali Bakti Anggara (produk dekorasi rumah), PT Irawan Djaja Agung (produk obat-obatan yang dijual bebas/over the counter/OTC), CV Jaya Abadi (produk makanan ringan), PT Dexa Medica (produk farmasi), PT Aquasolve Sanaria (produk makanan sehat), serta PT Gloria Origita Cosmetics (produk kosmetik).

“Ketujuh perusahaan Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan promosi produk Indonesia ke Vietnam dan memperluas ekspor ke pasar-pasar nontradisional,” jelas Iqbal.

Vietnam, lanjut Iqbal, merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Vietnam juga memiliki angka perdagangan yang cukup tinggi dengan Indonesia. Pada 2018, total perdagangan antara kedua negara mencapai US$8,4 miliar.

Indonesia juga memiliki investasi di Vietnam yang tercatat lebih dari US$ 2 miliar dalam sektor properti, obat-obatan, makanan, dan bahan kimia.

Menurut Iqbal, beberapa produk Indonesia seperti mi Shirataki, Balsam, kosmetik pada umumnya belum terlalu dikenal oleh masyarakat Vietnam.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkenalkan, mempromosikan, dan mengedukasi produk Indonesia ke masyarakat Vietnam. Selanjutnya, Atdag Hanoi akan mendorong dan melakukan koordinasi dengan peserta pameran agar lebih responsif dalam menindakdaklanjuti permintaan dan penjajakan dengan pembeli potensial agar terjadi kontak dagang,” katanya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Kemendag RIKerjasama Indonesia-VietnamVietnam Expo
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.