• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Imbas Covid-19, 53 Penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta Dibatalkan

by Redaksi Asiatoday
March 28, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Imbas Covid-19, 53 Penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta Dibatalkan

Bandara Internasional Yogyakarta. Ist

ASIATODAY.ID, KULON PROGO – Pandemi global wabah coronavirus (Covid-19) di Indonesia membatalkan 53 jadwal penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kabupatan Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Padahal, bandara tersebut akan operasional penuh mulai Minggu, 29 Maret 2020.

Menurut Direktur Utama PT. Angkasa Pura I, Faik Fahmi, seluruh maskapai mengajukan pembatalan penerbangan akibat merosotnya jumlah penumpang.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Total jadwal penerbangan existing di Bandara Adisutjipto 132, di YIA ada 32. Dengan cancel 53 penerbangan, besok total ada 115 penerbangan,” terang Faik dalam keterangan pers, Sabtu (28/3/2020).

Faik menjelaskan, proses pemindahan dilakukan bergelombang. Pesawat yang dijadwal kebarangkatan pagi hari sudah berada di YIA pada Sabtu malam. Penambahan jumlah pesawat akan bertahap, menyusul kedatangan maskapai dari berbagai kota.

“Penerbangan pertama dilakukan Batik Air tujuan Samarinda. Lalu Batik Air tujuan Jakarta. Untuk kedatangan ada maskapai Lion Air dari Bandara Soekarno Hatta,” jelasnya.

Perpidahan seluruh penerbangan dari Bandara Adisutjipto ke YIA berimbas langsung dengan jadwal operasional. YIA direncanakan beroperasi 24 jam, sementara Bandara Adisutjipto mulai pukul 5.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Dia mengaku terjadi tren penurunan jumlah penumpang di YIA. Jika biasanya mencapai 18 ribu penumpang per hari, dalam tiga hari terakhir sekitar 7 ribu hingga 8 ribu.

“Untuk penerbangan rute internasional ada dua maskapai memutuskan cancel sejak 20 Maret hingga 11 Mei,” terangnya.

Otoritas bandara telah menyediakan berbagai fasilitas untuk menghindari potensi penyebaran covid-19. Mulai dari hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, thermal scanner, serta petugas di lapangan telah disertai alat pelindung diri. Penumpang juga harus melakukan pembatasan jarak fisik.

“Daya tampung bandara saat ini lebih besar. Bandara Adisutjipto kapasitasnya 1,7 juta penumpang per tahun, namun melayani hingga 8 juta penumpang. Kapasitas di YIA bisa 20 juta per tahun,” terangnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Bandara Internasional YogyakartaCorona IndonesiaCoronavirusCOVID-19Maskapai Penerbangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.