• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,4 Persen

by Redaksi Asiatoday
March 23, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
IMF: Pandemi COVID-19 Telan Biaya Ekonomi Global Hingga USD12 Triliun

Dana Moneter Internasional (IMF). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022 jadi 5,4 persen (year-on-year/yoy).

Ini merupakan pemangkasan kedua kali, setelah Januari lalu IMF memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,6% yoy, atau lebih rendah 0,3% poin dari perkiraan sebelumnya yang mencapai 5,9 persen yoy.

IMF dalam laporannya, Rabu (23/3/2022), menilai pandemi telah menyebabkan dampak berkelanjutan (scarring effect) bagi ekonomi Indonesia. Hal ini membuat IMF menilai Indonesia harus memperkuat kebutuhan untuk mengatasi tantangan yang sudah berlangsung lama, termasuk penerimaan pendapatan yang rendah dan pasar keuangan yang dangkal.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

“Ketika pemulihan berlangsung, Direksi IMF menganggap bahwa akan tepat untuk secara bertahap menghapus dukungan kebijakan luar biasa yang digunakan selama pandemi dan mendorong pihak berwenang untuk terus maju dengan reformasi struktural,” demikian paparan IMF dalam laporan Article IV Consultation with Indonesia yang dirilis, Rabu (23/3/2022).

IMF juga mencatat bahwa upaya mengembalikan pagu defisit ke 3 persen pada 2023 akan meningkatkan kredibilitas dan keberlanjutan kerangka fiskal.

Direksi IMF juga mendukung rencana pihak berwenang untuk mengembangkan strategi pendapatan jangka menengah untuk membiayai pengeluaran prioritas tinggi yang penting untuk mencapai tujuan pembangunan Indonesia.

“Penghematan dari reformasi subsidi energi juga dapat digunakan untuk memperkuat jaring pengaman sosial,” tulis IMF.

IMF mendorong pemerintah dan otoritas moneter di Indonesia untuk mengakhiri pembelian SBN di pasar primer atau SKB III dan membiarkan suku bunga kebijakan memberikan sinyal yang lebih jelas tentang sikap moneter.

IMF juga menyoroti peran fleksibilitas nilai tukar dalam menyerap guncangan.

Lebih lanjut, IMF juga mendukung langkah reformasi energi pemerintah, termasuk subsidi energi, langkah-langkah penetapan harga karbon dan sistem perdagangan emisi, dan mendorong pengembangan pasar keuangan hijau.

Di dalam laporannya, IMF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 6 persen pada 2023. Proyeksi ini tidak berubah dari rilis IMF di awal tahun 2022. (ATN)

Tags: IMFPertumbuhan AsiaPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.