• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Implementasi IA-CEPA, HIPMI Ekspor Perdana Produk Makanan ke Australia

by Redaksi Asiatoday
April 10, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hadapi Gugatan Nikel, Indonesia Siap Tempur dengan Uni Eropa di WTO

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Muhammad Lutfi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mulai mengimplementasikan perjanjian dagang dengan Australia sebagaimana yang tertuang dalam Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

Yang terbaru, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melakukan ekspor perdana komoditas makanan berbasis hasil pertanian ke Australia. Pelepasan ekspor tersebut berlangsung pada Kamis (08/04/2021), di Jakarta.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyambut baik langkah itu.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Kementerian Perdagangan mengapresiasi HIPMI yang berhasil mengekspor produk-produknya ke Australia. Ekspor perdana ini menjadi langkah awal HIPMI berkontribusi dalam menduniakan Indonesia sehingga ke manapun kita pergi kita dapat menemui produk-produk Indonesia dengan mudah,” ujar Mendag.

Lutfi menambahkan, makanan dan minuman Indonesia akan menjadi produk primadona di mancanegara.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan, pelepasan ekspor perdana produk makanan berbasis hasil pertanian yang dilakukan HIPMI ini merupakan langkah awal yang baik.

“Kementerian Perdagangan terus mendorong para pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan menengah (UKM) untuk bisa menjangkau dan menjadi pemain global. Diharapkan ekspor akan terus berlanjut ke depan dengan jumlah pengusaha yang semakin meningkat, jumlah produk yang semakin banyak, serta negara tujuan ekspor yang semakin bertambah,” ujar Kasan.

Pelepasan ekspor perdana ke Australia ini, lanjut Kasan, juga merupakan langkah yang dikonkretkan dari pemanfaatan implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

Kemendag juga terus membuka akses pasar melalui perjanjian perdagangan internasional dengan negara mitra dagang. Dari 23 perjanjian perdagangan, ada 22 perjanjian perdagangan yang sudah diimplementasikan. Tentunya, pasar- pasar ekspor lainnya masih terbuka luas.

Hal ini merupakan upaya dalam mewujudkan salah satu mandat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada Kemendag untuk meningkatkan kinerja ekspor Indonesia melalui perjanjian perdagangan Indonesia.

Kasan menjelaskan ada tiga hal yang menjadi kunci dalam upaya meningkatkan ekspor, yaitu melalui pemberian dukungan, fasilitasi, dan kolaborasi. Dukungan pemerintah melalui kementerian/lembaga terkait seperti Kemendag, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, dan lainnya diperlukan para pelaku usaha dalam memajukan usahanya.

“Dengan dukungan, fasilitasi, dan kolaborasi; maka UKM akan dapat semakin maju, bertambah jumlahnya, dan dapat meningkatkan kontribusinya terhadap ekonomi, khususnya ekspor nasional,” kata Kasan.

Total perdagangan Indonesia-Australia pada Januari 2021 tercatat sebesar USD749,92 juta atau meningkat 33,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, ekspor Indonesia ke Australia sebesar USD222,95 juta, sedangkan, impor Indonesia dari Australia sebesar USD526,96 juta. (ATN)

Tags: HIPMIIA-CEPAKerjasama Indonesia-Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.