• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Implementasi IA-CEPA, Monash University Segera Buka Kampus di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Implementasi IA-CEPA, Monash University Segera Buka Kampus di Indonesia

Monash University, Australia. ist

ASIATODAY.ID, CANBERRA – Presiden Joko Widodo mengungkapkan ratifikasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) rampung. Kerja sama pendidikan untuk pengembangan sumber daya manusia bakal dikembangkan.

“Tadi sudah disampaikan Perdana Menteri (PM Australia) Scott Morrison mengenai akan dibukanya Monash University di Indonesia,” ujar Jokowi sebagaimana keterangan tertulis setkab, Senin (10/2/2020).

Implementasi IA-CEPA, Monash University Segera Buka Kampus di Indonesia 1
Presiden Jokowi bersama PM Australia Scoot Morrison. Setkab

Jokowi menjelaskan, ratifikasi IA-CEPA membuat hubungan ekonomi kedua negara secara komprehensif lebih maju. Manfaat relasi Indonesia-Australia diharap bisa dirasakan rakyat kedua negara.

RelatedPosts

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package

Jokowi mengungkapkan, Indonesia mendorong agar 100 hari implementasi IA-CEPA diisi beragam kegiatan. Dia mencontohkan pelaksanaan Australia Business Week dipimpin menteri perdagangan Australia di Indonesia, kunjungan investor Australia ke Indonesia, serta kerja sama pendanaan infrastruktur di Indonesia.

Melalui IA-CEPA, Indonesia mengharap Australia dapat menjadi mitra penting di bidang investasi infrastruktur dan pendidikan. Namun, masalah di luar IA-CEPA tetap menjadi perhatian.

”Kita juga membahas kemitraan kedua negara dalam konteks Indo-Pasifik. Kita mengharapkan stabilitas perdamaian, kesejahteraan secara merata dapat terus tercipta dan terjaga di kawasan Indo-Pasifik,” imbuhnya.

Kedua Negara, kata Jokowi, sepakat meningkatkan kerja sama soal kelautan dan perubahan iklim. Kunjungan Presiden ke ‘Negeri Kanguru’ dianggap menjadi era baru hubungan Indonesia dan Australia yang lebih terarah. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Climate ChangeIA-CEPAIndo PasifikKerjasama Indonesia-AustraliaMonash UniversityPresiden JokowiScott Morrison
No Result
View All Result

Terbaru

  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.