• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Bangun Energetic Material Center Terbesar di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
January 12, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Bangun Energetic Material Center Terbesar di Asia Tenggara

Fasilitas Energetic Material Center (EMC) atau Pusat Bahan Berenergi Tinggi PT Dahana Indonesia di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Dahana (Persero) Indonesia membangun Energetic Material Center (EMC) atau Pusat Bahan Berenergi Tinggi di atas lahan lebih dari 500 hektar di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Peletakan batu pertama pembangunan EMC ini dilaksanakan pada masa kepemimpinan Purnomo Yusgiantoro sebagai Menteri Pertahanan RI pada 2010 dan mulai beroperasi sejak pertengahan 2012.

Harapannya, kawasan EMC menjadi kawah candradimuka, pusat penciptaan Sumber Daya Manusia serta tekonologi bahan berenergi tinggi yang siap bersaing di dunia internasional.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Hingga saat ini, EMC Dahana masih tercatat sebagai pusat bahan peledak nomer wahid di Asia Tenggara dengan fasilitas bahan peledak terlengkap meliputi pabrik-pabrik seperti pabrik booster, pabrik detonator non elektrik, pabrik danfo, pabrik cartridge emulsion, TNT Filling, Fuze Bomb, Emulsifier, dan Nitrogliserin.

Selain pabrik, EMC Dahana juga menyediakan fasilitas lain seperti pergudangan, laboratorium, kantor pusat Dahana, tempat latihan serta ujicoba, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Pembangunan EMC pun sudah menuai banyak prestasi. Sekurang-kurangnya, setiap tahun SDM Dahana mendapatkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual atas produk-produk baru yang dihasilkan di EMC. Budaya inovatif pun semakin berkembang dengan semakin lengkapnya fasilitas bahan peledak yang dimiliki Dahana.

“Kami menargetkan mencetak minimal satu hak paten setiap tahunnya, karena memang inovasi itu menjadi hal yang sangat penting di dunia bahan berenergi tinggi,” kata Benny Gunawan, Kepala Departemen EMC di Subang, Senin (11/01/21).

Pembangunan EMC ini merupakan hasil kolaborasi BUMN dengan lead PT PP (Persero) sebagai kontraktor yang ditunjuk dengan PT Bina Karya (Persero) dan PT BNI (Persero) Tbk serta PT Telkom (Persero) Tbk.

EMC juga mendukung GREEN CONCEPT yang termasuk Land Efficient, Energy Efficient, Water local & environmental friendly material, dan healthy indoor air.

Meski terus berada dalam nuansa persaingan yang begitu ketat baik di dalam negeri maupun mancanegara, produk-produk bahan peledak keluaran EMC Dahana telah berhasil mengambil hati para pelanggan, mutu yang terjamin hingga harga bersaing menjadikan produk EMC Dahana diminati oleh para konsumen.

Bahkan dalam kondisi usaha yang terkapar oleh pandemi Covid-19, DAHANA tetap berhasil melakukan ekspor bahan peledak ke berbagai negara seperti Australia.

Tidak puas dengan berbagai capaian hari ini, EMC Dahana akan terus membangun pabrik-pabrik bahan peledak baru di kawasan EMC, diantara pabrik yang akan dibangun dalam waktu dekat adalah pabrik Elemented Detonator, serta pembangunan pabrik propelan dalam jangka panjang.

“Hal ini dilakukan Dahana bukan semata untuk keuntungan perusahaan, namun turut berkonstribusi bagi terwujudnya kemandirian Alutsista Indonesia terutama di bidang teknologi bahan berenergi tinggi,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Industri PertahananPT Dahana
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.