• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Bersama 4 Negara Apresiasi Perdamaian Sementara Afghanistan-Taliban

by Redaksi Asiatoday
May 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Bersama 4 Negara Apresiasi Perdamaian Sementara Afghanistan-Taliban

Militer Afganistan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sejumlah negara mulai dari Indonesia, Jerman, Norwegia, Uzbekistan dan Qatar mengapresiasi pengumuman gencatan senjata oleh Pemerintah Afghanistan dan Taliban. Gencatan senjata tersebut akan terjadi selama tiga hari saat libur Idulfitri.

“Kami berharapa Idulfitri membawa sukacita dan keberkahan bagi seluruh rakyat Afghanistan,” kata para menlu dari lima negara tersebut dalam pernyataan bersama yang diterima, Senin (25/5/2020).

Para menlu mengatakan gencatan senjata ini merupakan langkah positif yang memberikan harapan bagi rakyat Afghanistan. Menurut mereka, rakyat berhak memperoleh perdamaian yang bermartabat serta stabil.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

“Kami mendorong para pihak mengambil langkah-langkah lebih lanjut pada hari dan minggu ke depan untuk segera memulai negosiasi intra-Afghanistan untuk mencapai penyelesaian damai yang berkesinambungan guna mengakhiri konflik di Afghanistan,” kata mereka.

Pengumuman ini sejalan dengan seruan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengenai gencatan senjata global di tengah pandemi virus korona (covid-19). Para menlu juga mengimbau agar kekerasan di Afghanistan dikurangi secara permanen untuk memberikan rasa aman kepada rakyat.

“Kami mendorong pengambilan langkah yang diperlukan untuk melindungi kelompok dan individu yang rentan, termasuk para tahanan, dari pandemi,” imbuh mereka.

Akhir pekan kemarin, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari selama Idulfitri dengan Taliban. Gencatan senjata tersebut mulai berlaku Minggu 24 Mei 2020.

“Saya menerima pengumuman gencatan sejata oleh Taliban. Pemerintah Afghanistan memperpanjang penawaran damai,” kata Ghani, melansir Mehr News.

“Sebagai Panglima Tertinggi, saya telah menginstruksikan ANDSF (militer Afghanistan) untuk mematuhi gencatan senjata tiga hari dan melakukan pembelaan hanya jika diserang,” terang Ghani.

Pengumuman gencatan senjata Taliban menyusul pesan Idulfitri dari ketua kelompok tersebut. Pemimpin Taliban mengatakan bahwa mereka akan berkomitmen untuk perjanjian damai, tidak memonopoli kekuasaan dan berjanji menjamin hak-hak perempuan dan laki-laki di bawah sistem Islam. (ATN)

Tags: AfganistanIdul Fitri 2020Konflik Timur TengahTaliban
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.