• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Catat IPO Terbanyak di ASEAN Selama Pandemi Covid-19

by Redaksi Asiatoday
November 10, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investor Pasar Modal Syariah di Indonesia Tumbuh Signifikan

Pasar saham di BEI. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mencatatkan aktivitas penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) terbanyak selama pandemi Covid-19 di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Berdasarkan data Bloomberg, pada Januari-September 2020, Indonesia mencatat 46 IPO. Jika tren berlanjut, Indonesia berpotensi meraih jumlah IPO terbanyak di antara bursa Asia Tenggara pada tahun ini.

Menurut Bloomberg, jumlah IPO di Indonesia pada tahun ini juga merupakan yang tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Sebagai perbandingan, Malaysia mencatat 10 IPO, lalu tujuh dari Thailand, dan tujuh di Singapura untuk periode sama.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Sekitar USD385 juta atau setara Rp5,5 triliun dana telah dihimpun oleh perusahaan yang berkantor pusat di Indonesia melalui IPO dalam sembilan bulan pertama ini.

Meski menjadi yang terbaik di ASEAN, nilai tersebut turun 50 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sementara, besaran rata-rata setiap penawaran adalah USD8,4 juta atau turun 59 persen dari rata-rata 2019 yaitu USD20,5 juta.

Di sisi lain, lebih banyak perusahaan yang menghimpun modal kurang dari USD10 juta. Pada tahun lalu, 63 persen perusahaan tercatat menghimpun dana kurang dari USD10 juta, tahun ini meningkat menjadi lebih dari 70 persen.

“Di tengah pandemi Covid-19, Indonesia mencatat ada 46 perusahaan yang mencari modal dengan go public, menunjukkan ketahanan pasar modal Indonesia. Meskipun nilai rata-rata lebih kecil dibanding tahun lalu, IPO baru tersebut telah berkinerja dengan baik, dan rata-rata menghasilkan sekitar 80 persen di atas harga IPO pada akhir September,” kata Vatsan Sudersan, Kepala Data Global APAC, Bloomberg dikutip melalui keterangan tertulisnya, Selasa (10/11/2020).

Menurut Sudersan, perusahaan dari sektor keuangan dan konsumen non-siklus mendominasi pasar IPO RI tahun ini, masing-masing menyumbang 33 persen dari total jumlah dana yang terkumpul.

Sebagai perbandingan, sektor keuangan menyumbang 58 persen dari total dana yang dihimpun melalui IPO tahun lalu. Sektor finansial secara konsisten, menurut dia, telah mengumpulkan dana terbanyak di pasar IPO Indonesia selama tiga tahun terakhir.

“Ini merupakan pergeseran dari sektor Industrial atau industri konsumen non-siklus yang biasanya mendominasi IPO,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan, perseroan di industri kesehatan termasuk di antara yang berkinerja terbaik dalam IPO tahun ini. Sejauh ini, PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE), perusahaan dengan besaran penawaran IPO terbesar pada 2020 mengalami kenaikan harga saham sebesar 263 persen sejak IPO hingga 30 September lalu.

Hal serupa juga terjadi pada produsen vitamin dan obat-obatan PT Soho Global Health Tbk (SOHO), harga sahamnya melonjak 388 persen sejak pencatatan hingga akhir kuartal ketiga. (ATN)

Tags: Bursa Efek IndonesiaBursa Saham AsiaPasar Saham AsiaSaham
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.