• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia dan Filipina Loloskan Resolusi PBB Bagi Pekerja Migran Perempuan

by Redaksi Asiatoday
November 20, 2019
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Dorong Resolusi Ekonomi Kreatif di Sidang Umum PBB

Markas Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Indonesia bersama Filipina berhasil mengesahkan kembali resolusi dua tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai perlindungan pekerja migran perempuan. Pengesahan dilakukan pada 19 November 2019.

Resolusi yang pertama kali digagas Indonesia dan Filipina sejak 1993 ini bertujuan meningkatkan kesadaran negara-negara anggota PBB mengenai pentingnya penghormatan terhadap hak-hak pekerja migran perempuan dan keluarganya. Utamanya perlindungan dari tindak kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia.

“Perlindungan pekerja migran perempuan dari kekerasan dan pelanggaran HAM adalah suatu bentuk penghormatan atas kontribusi positif pekerja migran perempuan dalam mendorong pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan,” terang Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Dian Triansyah Djani, melalui keterangan tertulisnya Rabu (20/11/2019).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut Djani, resolusi ini juga menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan, termasuk pekerja migran, adalah hambatan utama untuk pencapaian kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Di saat isu terkait migrasi menjadi perdebatan hangat di PBB, Indonesia dan Filipina berhasil menjembatani tercapainya kesepakatan atas isu-isu yang menjadi perdebatan.

Isu-isu itu antara lain, tingginya kerawanan pekerja migran perempuan terhadap berbagai bentuk kekerasan, pekerja migran perempuan masih mengalami pelanggaran atas hak-hak pekerja dan prinsip kerja layak, serta upaya meningkatkan perlindungan pekerja migran perempuan, melalui proses keimigrasian yang aman, tertib dan prosedural.

Resolusi ini berhasil disahkan kembali secara konsensus pada 19 November dengan negosiasi yang dipimpin Indonesia dan Filipina. Resolusi ini didukung 47 negara anggota PBB lainnya. (AT Network).

,’;\;\’\’
Tags: Kemenlu RIPBBResolusi PBB Pekerja Migran
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.