• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia Darurat Asap, 103 Penerbangan Lion Group Terkena Dampak

by Redaksi Asiatoday
September 16, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bencana Kabut Asap Hambat Penerbangan di Indonesia

Kabut asap menyelimuti Bandara Internasional Riau, Pekanbaru. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bencana kabut asap yang terjadi di Indonesia kian berdampak luas.

Lion Air Group melaporkan sebanyak 85 penerbangan terganggu akibat sebaran asap dari kebakaran hutan dan lahan. Jumlah tersebut akan bertambah sebanyak 18 penerbangan karena efek domino rotasi pesawat.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang M. Prihantoro mengatakan kondisi tersebut merupakan terjadi mulai pukul 12.00 waktu setempat.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Upaya maskapai dalam memastikan keselamatan dan keamanan, adalah dengan melakukan kembali ke bandara keberangkatan (return to base/ RTB), pengalihan pendaratan (divert) serta melakukan pembatalan penerbangan (cancel), di beberapa jaringan domestik yang dilayani.

“Keputusan tersebut disebabkan cuaca buruk berupa kabut asap yang terjadi di beberapa daerah. Kondisi ini mengakibatkan jarak pandang pendek dan tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan untuk proses lepas landas dan mendarat,” kata Danang dalam siaran pers, Minggu (15/9/2019).

Danang menyebutkan sebanyak enam penerbangan mengalami pengalihan pendaratan (divert). Lima penerbangan harus kembali ke bandara keberangkatan (return to base/RTB).

Sebanyak 12 penerbangan terpaksa mengalami keterlambatan 60 menit sampai dengan 180 menit, sedangkan satu penerbangan, yakni Lion Air JT-310 rute Surabaya-Banjarmasin harus terlambat lebih dari 180 menit.

Bahkan, sebanyak 56 penerbangan, informasi keterlambatannya tidak bisa dipastikan atau sampai pemberitahuan lebih lanjut (Until Further Notice/UFN).

Maskapai juga mengumumkan sebanyak enam penerbangan harus dibatalkan. Efek keterlambatan juga bakal terjadi pada 18 penerbangan selanjutnya akibat rotasi pesawat.

Pihak Lion sudah menginformasikan kepada seluruh penumpang yang terganggu perjalanannya dan memfasilitasi bagi yang akan melakukan proses pengembalian dana (refund), perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Lion Air Group akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memperoleh perkembangan atau keterangan sesuai situasi terbaru. Operasional maskapai akan berjalan normal kembali setelah jarak pandang dinyatakan aman untuk penerbangan (safe for flight). (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Bencana Kabut AsapKabut AsapKarhutla
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.