• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Dilanda Resesi, Kredit Hanya akan Tumbuh 2 Persen

by Redaksi Asiatoday
April 22, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Dilanda Resesi, Kredit Hanya akan Tumbuh 2 Persen

Resesi ekonomi. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Resesi ekonomi akibat pandemi coronavirus (Covid-19) diproyeksikan akan memukul kredit di Indonesia.

Pertumbuhan kredit secara umum pada 2020 perkirakan akan hanya mencapai kurang lebih 2 persen, selaras dengan dinamika investasi dan pertumbuhan ekonomi saat ini.

Menurut Chief Economist PT Bank CIMB Niaga Tbk Adrian Panggabean, pertumbuhan kredit yang masih terlihat cukup positif selama Januari-Februari 2020, akan jatuh cukup dalam pada kuartal II/2020.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Hal ini sejalan dengan penurunan tajam dalam aktivitas ekonomi dan produksi. Menurutnya, aliran kredit diperkirakan baru akan perlahan pulih di kuartal IV/2020 sejalan dengan mulai bergeraknya aktivitas ekonomi.

“Menyempitnya risk-appetite (tingkat risiko) perusahaan finansial sehingga penyaluran kredit akan menjadi sangat selektif dan itu berakibat pada aliran kredit yang akan mengecil,” jelasnya dalam Economics Note CIMB Niaga, Rabu (22/4/2020).

Dikatakan, neraca konsolidasi bank komersial, neraca pembayaran, aktivitas bursa, neraca fiskal, dan beberapa set data non-tradisional, mengindikasikan tekanan yang cukup tinggi pada proses intermediasi finansial kuartal II/2020.

Kemudian adanya restrukturisasi pinjaman, penyaluran kredit yang selektif, jatuhnya aktivitas investasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang akan terus “underperform” sejak 2016, dan turun tajamnya dinamika di secondary housing market dan used-car market, juga akan menambah deretan indikasi bahwa aktivitas investasi telah turun tajam sejak awal kuartal II/2020.

“Kami menyimpulkan bahwa Indonesia mengalami resesi di tahun 2020,” paparnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan hingga Maret 2020 masih dalam kondisi terjaga, tercermin dari fungsi intermediasi yang masih tumbuh positif di tengah tekanan Covid-19.

Pertumbuhan kredit pada Februari 2020 tercatat lebih rendah dibandingkan dana pihak ketiga (DPK). Pada Februari 2020, OJK mencatat pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar 5,93 persen secara year on year (yoy). Sementara itu, DPK yang dihimpun perbankan tumbuh sebesar 6,80 persen (yoy).

Selain itu, pada Februari 2020, Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross tercatat sebesar 2,79 persen dan NPL net sebesar 1,00 persen, serta rasio NPF sebesar 2,66 persen. (ATN)

Tags: CIMBKrisis EkonomiOJKResesi EkonomiResesi GlobalResesi Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.