• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Dipercaya Jadi Country Partner dalam “Craftistanbul” 2021

by Redaksi Asiatoday
October 8, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Dipercaya Jadi Country Partner dalam “Craftistanbul” 2021

Konjen Republik Indonesia (RI), Imam Asari. Dok KJRI Istanbul

ASIATODAY.ID, ISTANBUL– Setelah sukses menjadi Focus Country pada ajang Coffex Istanbul bulan September lalu, Indonesia kembali dipercaya menjadi Country Partner pada pameran kerajinan tangan terbesar di Turki “The 2nd CraftIstanbul” yang berlangsung di Expo Center Dr. Mimar Kadir Topbas Show and ART Center, Yenikapi, mulai dari tanggal 6-10 Oktober 2021.

“Dengan Tagline Indonesian Craft: Local craftmanship, Global Value, Pavilion Indonesia, hasil kerja sama KJRI Istanbul dan MUSIAD, Indonesia siap untuk memamerkan warisan kekayaan budaya bangsa yang dikerjakan oleh pengrajin lokal terbaik di  Indonesia,” kata Konjen RI di Istanbul, Imam Asari di Pavilion Indonesia dikutip Jumat (8/10/2021).

Craft Istanbul yang pertama kali digelar pada tahun 2019, berfokus pada promosi produk kerajinan yang utamanya dibuat oleh pengrajin lokal serta usaha kecil dan menengah (UKM). Hal ini sejalan dengan tujuan KJRI dan MUSIAD Indonesia untuk mempromosikan produk UKM Indonesia ke pasar global di tengah situasi pandemi.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Oleh karena itu, Indonesia merasa terhormat menjadi Country Partner of the Craft Istanbul 2021 dan memamerkan produk kerajinan terbaiknya di Turki.

Paviliun Indonesia di Craft Istanbul 2021 terdiri dari empat peserta pameran utama yaitu: Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) yang membawa serta produk kerajinan dari 9 UKM yaitu Gloya, CV Mendong K. Craft, Elina Seramik, Fatch Craft , GEM AFIA, Nina Kreasi, Saltig Crafted Good, Studi Kitchen and Gallery Ethnic Nusantara (GENSA); IAS Craft dari Jakarta; Pesisir Lombok Craft dan Entur Global yang berbasis di Istanbul, dan; Ikatan Pengusaha Wanita Muslim Indonesia – Chapter Turkey (IPEMI Turki).

Indonesia, dengan 17.000 pulau dan lebih dari 300 kelompok etnis, adalah rumah bagi kerajinan tangan dan karya seni yang unik, mulai dari ukiran, furnitur dan dekorasi rumah hingga kain tradisional, ornamen, perhiasan dan aksesori yang rumit, yang juga mewakili karakteristik masing-masing daerah yang berbeda.

Paviliun Indonesia di Craft Istanbul 2021 dengan bangga memamerkan warisan budaya yang kaya dan keahlian lokal terbaik ini serta sukses mendemonstrasikan di depan seluruh pengunjung pameran bagaimana karya-karya ciptaan mereka dapat diterapkan ke dalam desain dan dekorasi interior modern.

Kerajinan tangan dan benda seni yang disajikan mulai dari barang sehari-hari yang khas Indonesia hingga bentuk seni spesifik dan khas tidak hanya diperuntukkan untuk pasar lokal tetapi juga untuk pasar global mengingat Turki saat ini sudah berfungsi sebagai hub bagi produk Indonesia untuk diekspor ke negara sekitar.

Produk-produk ini terbuat dari kayu alam, ijuk, bambu, rotan, ketak, batu, eceng gondok dan banyak sumber alam lainnya. Mereka digunakan untuk membuat banyak kerajinan rakyat dari patung-patung, tas, keranjang, aksesoris dan perhiasan indah, serta menjadi dekorasi rumah yang khas, barang-barang rumah tangga, furnitur dan merchandise fashion. (AT Network)

Tags: Craft IstanbulKerjasama Indonesia-Turki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.