• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Ekspor 283 Ton Komoditas Pertanian ke Belanda, Tiongkok, Jepang, AS dan Iran

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Ekspor 283 Ton Komoditas  Pertanian ke Belanda, Tiongkok, Jepang, AS dan Iran

ASIATODAY.ID, SEMARANG – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor 283 ton berbagai hasil pertanian dari Jawa Tengah ke Belanda, Tiongkok, Jepang, Amerika Serikat, dan Iran.

Nilai komoditi yang diekspor mencapai Rp35 miliar dan dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

“Ini sangat hebat. Dari Jateng, kita ekspor produk pertanian. Dalam persiapan sangat singkat, Pak Ganjar mampu menjadi contoh peningkatan ekspor di Indonesia. Saya berharap daerah lain dapat melakukan hal yang sama,” kata Syahrul Yasin Limpo di Semarang, Jawa Tengah, dikutip dalam siaran pers, Kamis (21/11/2019).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menurut Mentan SYL, era saat ini ekspor hasil pertanian Indonesia memang harus digenjot. Bila perlu, hasil bumi Indonesia harus menjadi komoditas internasional.

“Saya mengajak kepada kita semua di Indonesia, mari kita lebih banyak bicara ekspor. Ini tidak mudah, membutuhkan upaya keras dari semua pihak. Sekarang tinggal membutuhkan kemauan, semangat dan kebersamaan,” imbuh Mentan.

Adapun komoditi pertanian yang diekspor ke luar negeri, antara lain, porang, edamame, bungkil, minyak kapok, sarang walet, cengkeh, kopi, dan biji pinang.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengakui wilayahnya memiliki cukup besar potensi pertanian yang belum dikelola dengan baik. Bahkan, beberapa produk pertanian yang dianggap sepele oleh warga Jateng ternyata bernilai ekspor.

“Misalnya daun sirsak kering, tokek, ular, bunga melati, ternyata itu bisa diekspor,” kata Ganjar.

Ke depan Ganjar berencana menugaskan jajarnya membantu para petani meningkatkan komoditas mereka sesuai standar ekspor. Bila perlu, komoditas ekspor itu sudah menjadi produk olahan. (AT Network).

Tags: Ekspor PertanianJawa TengahKementanSyahrul Yasin Limpo
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.