• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Ekspor 52,5 Ton Pakan Ternak Sapi ke Brunei Darussalam

by Redaksi Asiatoday
May 3, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Wabah Covid-19 di Brunei: 115 Positif, 1 Orang Meninggal

Negara Brunei Darussalam. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebanyak 52,5 ton pakan ternak sapi Indonesia senilai hampir Rp200 juta berhasil menembus pasar Brunei Darussalam.

Produk konsentrat pakan sapi dengan brand “JABFeed” ini adalah hasil produksi Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah di Malang, Jawa Timur.

Pengiriman ekspor produk ini adalah perdana bagi KAN Jabung Syariah yang dikelola khususnya oleh unit usaha pusat produksi pakan ternak khusus sapi perah dan sapi potong. Sebelumnya, produksi pakan KAN Jabung Syariah difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri di berbagai provinsi Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

KBRI Bandar Seri Begawan menyambut antusias berita positif ini dan turut membantu proses kelancaran perizinan impor di Brunei Darussalam.

Saat ini Brunei Darussalam tengah mengembangkan diversifikasi ekonomi, antara lain dengan meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan agrimakanan, termasuk peternakan sapi, ayam dan kambing.

“Diharapkan ekspor produk ini akan berkelanjutan dengan pengiriman yang berlangsung secara rutin,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Brunei Darussalam, Sujatmiko dikutip Senin (3/5/2021).

“Dengan menjaga kualitas yang baik dan harga yang kompetitif, Indonesia masih berpeluang untuk terus meningkatkan akses pasar pakan hewan di Brunei. Brunei masih membutuhkan cukup banyak suplai pakan hewan dari luar negeri, mengingat volume produksi domestik baru mencukupi 39,9 persen permintaan,” tambahnya.

Tidak hanya pakan untuk ternak sapi, namun pakan kambing dan ayam, bahkan pakan ikan dan pakan hewan kesayangan, juga masih memiliki potensi cukup besar untuk disuplai oleh Indonesia.

Diharapkan juga kebutuhan sektor pertanian Brunei lainnya, seperti obat, vitamin dan alat produksi juga dapat disuplai dari Indonesia. Diharapkan dengan dukungan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, dan instansi terkait, upaya akses pasar yang lebih besar berjalan semakin lancar. (ATN)

Tags: Asean TradeKerjasama Indonesia-Brunei Darussalam
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.