• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Galang Kekuatan Internasional Lawan Aneksasi Tepi Barat Palestina

by Redaksi Asiatoday
June 10, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perempuan Indonesia Berkontribusi Besar dalam Perdamaian Dunia dan Multikultural

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno L.P Marsudi di forum Good Human Rights Stories Initiatives, di PBB. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Protes dan perlawanan Indonesia terhadap rencana Israel mencaplok kawasan Tepi Barat Palestina terus menggema.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terus menyampaikan posisi Indonesia atas rencana Israel itu. Indonesia secara konsisten tetap membela kemerdekaan Palestina berdasarkan solusi dua negara.

“Indonesia dalam beberapa kesempatan, seperti ditegaskan oleh Menlu, mengecam keras dan menolak rencana aneksasi wilayah Palestina di Tepi Barat oleh Israel,” kata pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah dalam jumpa pers virtual, Rabu (10/6/2020).

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

Pemerintah Indonesia menilai rencana itu ilegal dan bertentangan dengan berbagai resolusi PBB dan hukum internasional. Rencana Israel itu juga bisa mengancam stabilitas dan keamanan kawasan.

“Serta semakin menjauhkan penyelesaian konflik berdasarkan solusi dua negara,” imbuhnya.

Indonesia terus mendesak masyarakat internasional untuk menolak rencana tersebut. Beberapa upaya pun dilakukan pemerintah Indonesia untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana itu.

Salah satu yang sudah dilakukan Menlu Retno dengan mengirim surat kepada 30 negara sahabat agar mereka mengambil sikap dan menolak rencana aneksasi itu.

“Diantaranya juga disampaikan surat kepada beberapa Menlu, dan Ibu Menlu sudah berbicara per telepon dengan beberapa anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI),” terangnya.

Hari ini, Menlu Retno akan mengikuti pertemuan luar biasa para menteri OKI untuk membahas isu Palestina saat ini.

Menurut Direktur Timur Tengah Kemenlu Achmad Rizal Purnama, pertemuan Extraordinary Ministerial Meeting OIC akan dimulai pukul 18.00 WIB.

Rizal menambahkan, sudah ada enam menteri luar negeri yang merespons dan mendukung langkah Indonesia dalam isu Palestina ini. Mereka berjanji akan bekerja sama untuk membawa isu ini hingga dapat mencegah aneksasi itu terjadi. (AT Network)

Tags: IsraelKemenlu RIPalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.