• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Galang Kolaborasi Pertahanan 26 Negara di Kawasan Indo-Pasifik

by Redaksi Asiatoday
February 6, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Hadapi Ancaman Global, Panglima TNI Galang Kerja Sama Militer di ASEAN

Pengamanan Maritim Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mengajak 26 negara sahabat untuk memperkuat kerja sama pertahanan di kawasan Indo-Pasifik.

Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI M Herindra, mengungkapkan hal itu saat mewakili Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saat menjadi pembicara kunci dalam Indian Ocean Region (IOR) Defence Minister Conclave, Kamis (4/2/2021).

Wamenhan mengatakan, pertemuan ini sebagai upaya meningkatkan kerja sama dalam menjaga perdamaian dan keamanan di antara negara-negara di kawasan Samudera Hindia. Terutama peningkatan kompleksitas tantangan dan ancaman yang terjadi di kawasan Indo-Pasifik saat ini dan di masa depan.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

“Menjalin kerja sama yang erat dan saling memberikan kontribusi positif bagi stabilitas keamanan kawasan melalui kerja sama pertahanan dan keamanan, adalah hal yang sangat penting. Dan forum IOR Defence Minister Conclave ini merupakan forum yang strategis untuk membicarakan kerja sama pertahanan kawasan tersebut,” kata Wamenhan dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (6/2/2021).

Dia menyampaikan, Samudera Hindia merupakan samudera terbesar ketiga dan termasuk di antara jalur komunikasi laut terpenting di dunia, serta menjadi jalur penting bagi perdagangan dan transportasi internasional.

Selain itu, negara-negara di Kawasan Samudera Hindia adalah rumah bagi sekitar 2,7 miliar orang atau sekitar 35 persen dari populasi dunia dengan keanekaragaman budaya, sumber daya alam yang melimpah dan potensi ekonomi serta signifikansi geopolitik.

Wamenhan juga menyinggung ihwal  pandemi Covid-19 yang menggoyahkan kemampuan ekonomi negara-negara di kawasan. Menurutnya, persoalan ekonomi harus dihadapi bersama-sama.

“Karenanya, peningkatan kesejahteraan negara-negara di kawasan, sangat tergantung pada perdamaian dan keamanan kawasan,” katanya.

Forum yang berlangsung secara virtual tersebut, turut dihadiri pleh Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Rodon Pedrason serta Dirkersinhan Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI J. Binsar Parluhutan. (ATN)

Tags: Indian Ocean RegionIndo PasifikSamudera Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.