• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia Inisiasi Identifikasi Regional Jalur Migrasi Spesies Terancam Punah

by Redaksi Asiatoday
June 17, 2023
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wisata Pari Manta Indonesia Masuk Peringkat 3 Dunia

Laguna Wayag Pari Manta di Raja Ampat. Dok KKP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia yang diwakili Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menginisiasi identifikasi regional jalur migrasi spesies terancam punah 2024.

Hal tersebut diputuskan dalam 4th Threatened Species Working Group (TSWG) Meeting Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang berlangsung Senin (12/6/2023) di Jakarta.

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut (KKHL), Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) selaku Chair of TSWG CTI-CFF Firdaus Agung K. Kurniawan menyambut hangat pertemuan tatap muka pertama setelah empat tahun bertatap muka secara online.

RelatedPosts

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

“Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau kemajuan rencana kerja 2023, memperbarui kemajuan pengelolaan spesies terancam dari masing-masing negara, menyepakati rekomendasi Senior Officials Meeting (SOM) 18 berikutnya. Yang tak kalah pentingnya adalah memperkuat komitmen dan kerja sama di CTI- CFF khususnya di kelompok kerja ini,” ujar Firdaus.

Firdaus juga menjelaskan pada CoP 19 CITES lalu di Panama, terdapat beberapa spesies perairan yang terancam punah yang berada di bawah kelompok kerja ini yang telah dimasukkan dalam Apendiks II CITES, yakni hiu (Charcarinidae dan Sphyrnidae) dan pari (Potaromotrygonidae dan Rhinobatidae).

“Isu global penting lainnya yang terkait erat dengan kerja kelompok kerja adalah tentang komitmen yang disebut Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework di CoP 15 CBD yang menggarisbawahi komitmen global untuk melindungi 30 persen lautan kita, memulihkan 30 persen ekosistem yang terdegradasi, juga berjanji untuk mengendalikan spesies alien invasif,” lanjutnya.

Firdaus juga berharap dalam pertemuan ini dapat saling mendengar pemikiran, pandangan dan pendapat dari anggota CT6 untuk meningkatkan kolaborasi sehingga kelompok kerja regional di bawah CTI-CFF ini dapat memainkan peran yang lebih signifikan dan strategis di forum global.

Senada dengan Firdaus, NCCs/Partners/Private Sectors Officer Michael Tampongangoy menyampaikan bahwa upaya kolaboratif yang menjadikan langkah yang sistematis dalam melindungi spesies terancam dan mengamankan masa depan warisan alam bersama-sama.

Menurut Michael pertemuan kelompok kerja ini merupakan kesempatan untuk terlibat dalam diskusi produktif, berbagi pengalaman dan menjalin kemitraan yang akan mendorong penerapan strategi secara efektif untuk melindungi spesies yang terancam punah.

“Mari kita manfaatkan ini untuk memperkuat hubungan kita dan memperbaharui komitmen untuk mencapai tujuan yang telah kita tetapkan untuk diri kita sendiri di bawah kerangka kerja CTI-CFF,” pungkasnya. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Coral TriangleKonservasi LautSpesies Langka
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.