• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Jajaki Impor Bir dari Korea Utara

by Redaksi Asiatoday
December 24, 2019
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Jajaki Impor Bir dari Korea Utara

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Korea Utara tengah menjajaki peluang impor minuman keras berupa bir. Pasalnya, peluang untuk hal itu terbuka lebar guna meningkatkan volume perdagangan di antara kedua negara.

Melansir NKNews, Senin (23/12/2019), Duta Besar Indonesia untuk Korea Utara, Berlian Napitupulu, bertandang ke pabrik bir Taedonggang pada 12 Desember lalu. Berlian berharap Taedonggang bersedia mengekspor bir buatan mereka ke Indonesia, begitu juga sebaliknya.

“Di masa mendatang, Korea Utara berencana melebarkan sayap bisnis di sejumlah negara. Indonesia bisa menangkap kesempatan ini, termasuk menjadikan Indonesia sebagai titik pemasaran produk ini di Asia Tenggara,” kata Berlian.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Kepala Pabrik Taedonggang, Ri Hae Nam, menyatakan sangat berharap kedua negara bisa meningkatkan kerja sama dengan membuat rencana aksi yang nyata.

Selama ini bir buatan Taedonggang dikonsumsi di dalam negeri atau diekspor ke China. Pada 2018, nilai ekspor Korea Utara mencapai USD2 juta.

Pabrik bir Taedonggang yang berdiri sejak 2002 memproduksi sekitar 12.000 botol setiap harinya atau 70 juta liter per tahun. Bir Taedonggang memiliki tujuh varian mulai dari nomor satu sampai dengan tujuh yang terbuat dari berbagai bahan baku seperti jelai, gandum, beras putih, dan hop.

Bir tidak masuk dalam daftar barang-barang yang dilarang diekspor dari Korea Utara, seperti tercantum dalam resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Impor IndonesiaKerjasama Indonesia di AseanKerjasama Indonesia-Korea UtaraKorea Utara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.