• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Kehilangan 253 Tenaga Medis Akibat Covid-19

by Redaksi Asiatoday
October 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gawat! Lebih 7 Ribu Anak di Indonesia Sudah Terpapar Covid-19

Rapid test Covid-19. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pandemi coronavirus (Covid-19) membuat Indonesia kehilangan ratusan tenaga medis.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat, jumlah tenaga medis dan kesehatan yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 saat ini mencapai 253 orang. Dari jumlah ini, 141 berstatus dokter, 9 dokter gigi, dan 103 perawat.

Para dokter yang gugur tersebut yakni 75 dokter umum (5 guru besar), 64 dokter spesialis (5 guru besar), 2 residen yang berasal dari 18 IDI Wilayah (provinsi), dan 66 IDI Cabang (kota/kabupaten).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Lebih dari satu semester masa pandemi ini, angka kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan terus bertambah dan kian mengkhawatirkan. Pandemi Covid-19 telah mengingatkan kita semua tentang peran penting para petugas medis dan kesehatan untuk meringankan penderitaan dan menyelamatkan nyawa masyarakat,” kata Tim Advokasi dan Hubungan Eksternal dari Tim Mitigasi PB IDI, dalam keterangan resminya, Minggu (25/10/2020).

Berdasarkan data propinsi, persebaran asal dokter yang meninggal akibat Covid-19 antara lain; di Jawa Timur (35), Sumatera Utara (23), DKI Jakarta (20), Jawa Barat (11), Jawa Tengah (10), Sulawesi Selatan (6), Bali (5), Sumatera Selatan (4), Kalimantan Selatan (4), Aceh (4), Riau (4), Kalimantan Timur (3), Banten (3), Kepulauan Riau (2), Yogyakarta (2), Nusa Tenggara Barat (2), Sulawesi Utara (2), dan Papua Barat (1).

Sementara itu, dilaporkan juga ada peningkatan kasus pelecehan verbal, diskriminasi dan kekerasan fisik pada petugas medis dan kesehatan selama masa pandemi ini.

“Perlindungan dan keamanan para tenaga medis dan kesehatan adalah mutlak diperlukan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Karena itu, dibutuhkan peran serta pihak-pihak lainnya baik pemerintah pusat daerah, swasta dan para tokoh agama/masyarakat dalam menangani masalah ini,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Corona AsiaCorona IndonesiaIkatan Dokter Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.