• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis di Eropa Timur

by Redaksi Asiatoday
September 17, 2019
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis di Eropa Timur

Menlu RI, Retno Marsudi. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pelaku industri Indonesia membidik akses pasar ke negara-negara Balkan dan Eropa Timur melalui penandatanganan kerja sama perdagangan dan investasi di sela-sela Indonesia-Bulgaria Business Forum di Sofia, Senin (16/9/2019).

Ketua Komite Bilateral untuk negara-negara Eropa Timur Alexander Yahya Datuk mengatakan, selama ini Indonesia hanya berfokus pada kemitraan dengan pasar-pasar konvensional seperti Eropa Barat dan Amerika dan melupakan negara-negara lain yang sebenernya sangat potensial, seperti Eropa Timur dan negara-negara Balkan.

Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis di Eropa Timur 1
Pertemuan Indonesia-Bulgaria Bussines Forum. Foto : Kemlu RI

“Dengan kegiatan ini KADIN melakukan sebuah preseden untuk membuka jalan bagi pelaku usaha kedua negara serta siap memfasilitasi adanya kegiatan bisnis ke depannya” kata Alexander dalam siaran pers yang diterima asiatoday.id, Selasa (17/9/2019).

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total perdagangan antara Indonesia dan Bulgaria pada 2018 mencapai US$497 juta, yang terdiri dari ekspor sejumlah US$438 juta dan impor US$68 juta.

Tahun sebelumnya, total perdagangan RI-Bulgaria tercatat sebesar US$115 juta dengan komposisi US$58 juta ekspor dan US$57 juta impor.

Perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Tony Wenas menambahkan pengusaha indonesia tidak hanya meningkatkan perdagangan dengan Bulgaria dan mengundang Bulgaria untuk investasi di Indonesia, tetapi juga Indonesia untuk dapat berinvestasi ke Bulgaria sehingga terjalin hubungan erat dan bersifat dua arah.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan dalam Indonesia-Bulgaria Business Forum hari ini, terdapat tiga poin diskusi yang digarisbawahi oleh delegasi Indonesia.

“Ada 3 hal yang utama yang harus disinergikan untuk meningkatkan hubungan antar kedua negara yaitu infrastruktur politik dan diplomasi, peran serta pelaku usaha, dan fasilitas akses berupa visa”, ujar Retno.

Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis di Eropa Timur 2
Penandatanganan kerjasama bisnis. Foto : Kemlu RI

Dia juga menyebutkan bahwa baik Indonesia dan Bulgaria telah sepakat untuk mengadakan Joint Economic Commission untuk membahas dan menindaklanjuti ketiga isu tersebut dengan mengundang pelaku usaha untuk dapat berperan aktif.

Hal ini disambut baik oleh Menteri Ekonomi Bulgaria dengan mengatakan bahwa Indonesia merupakan mitra yang sangat penting bagi Bulgaria dan ada banyak area kerjasama yang dapat ditingkatkan dan untuk itu diperlukan suatu langkah yang nyata dan terarah agar tujuan bersama dapat dicapai.

Dalam sambutannya, Presiden BCCI juga menyebutkan bahwa Indonesia dan Bulgaria sebenarnya sudah memiliki hubungan yang sangat lama dan sudah saatnya ditingkatkan lebih lagi.

Selain di Sofia, Kadin Indonesia juga melakukan misi bisnis ke negara lainnya dengan tujuan yang sama, meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan negara tujuan.

Adapun negara lainnya yang menjadi tujuan Kadin adalah Turki (13/9), Yunani (17/9), Serbia (18/9), Rumania (20/9), dan dilanjutkan dengan negara Eropa Barat yakni Belanda dan Slovakia (23/9), Polandia (25/9), Swiss (25—27/9), Jerman (30/9), Italia (2/10), Inggris (1-3/10), Belgia (4/10) dan Perancis (7/10).

Selain misi bisnis ke Eropa ini, pada saat yang bersamaan Kadin juga mengadakan misi bisnis ke Amerika Serikat yang dimulai pada 21 September hingga 9 Oktober 2019. Pada 13/9, Kadin juga telah berhasil melakukan forum bisnis di Istanbul dengan dihadiri oleh 65 pengusaha baik dari Indonesia maupun Turki.

Hasilnya, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang pertahanan, konstruksi, energi, dan makanan. Dalam kunjungan tersebut, Kadin juga secara spesifik bertemu dengan Asosiasi Margarin guna membahas peningkatan ekspor produk turunan kelapa sawit dari Indonesia ke Turki, melakukan kunjungan ke salah satu importir kopi terbesar di Turki, dan juga perusahaan pengolahan makanan dari hasil produk laut. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: BalkanBisnis ForumKerjasama EkonomiKerjasama Indonesia-BulgariaKerjasama Indonesia-EropaMenlu Retno Marsudi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.