• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

Indonesia Pimpin Asia Tenggara dalam Daftar Pemilik Kuliner Terlezat di Dunia 2022

by Redaksi Asiatoday
December 31, 2022
in CULTURE
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Indonesia Pimpin Asia Tenggara dalam Daftar Pemilik Kuliner Terlezat di Dunia 2022 1

Makanan Halal Indonesia. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia memimpin kawasan Asia Tenggara dalam daftar pemilik kuliner terlezat di dunia.

Hal itu terungkap dalam laporan TasteAtlas, sebuah panduan perjalanan seputar kuliner berbasis di Kroasia, yang telah menyusun peringkat makanan terlezat di dunia tahun 2022.

Memasukkan resep otentik, ulasan kritikus makanan, dan artikel penelitian tentang bahan dan hidangan populer, TasteAtlas membuat sebuah daftar ekstensif yang menunjukkan hidangan terbaik di seluruh dunia.

RelatedPosts

Lunar New Year Meets Betawi Roots: Cultural Fusion Lights Up Jakarta’s Heart

New Agreement Boosts Saudi-China Academic and Cultural Dialogue

Indonesia’s Minister of Culture Condemns Nickel Mining in Raja Ampat

Melansir dari situs webnya, Sabtu (31/12/2022), peringkat teratas dalam daftar tersebut adalah masakan Italia, Yunani, dan Spanyol dengan makanan lezat yang dilindungi secara nasional, seperti parmigiano reggiano, zaitun kalamata, dan jamón ibérico.

Masakan Kanada, Latvia, Maroko, dan Norwegia “secara kontroversial,” menurut Hypebeast, berada di urutan terbawah dari daftar 95 entri, meski menawarkan poutine, tajine ayam, dan salmon Norwegia.

Sementara, masakan Amerika berada di peringkat delapan dalam daftar, mengalahkan masakan Prancis dan China, meski memiliki pandangan kuliner yang luas.

Sementara itu, Indonesia mantap memimpin kawasan Asia Tenggara dengan bertengger di peringkat ke-16, mencatat skor 4,37 yang membuatnya seri dengan Jerman di posisi ke-15.

TasteAtlas merekomendasikan tidak kurang dari 224 makanan Indonesia dan 412 lokasi kuliner yang tersebar di berbagai wilayah.

Makanan yang direkomendasikan antara lain satai, sambal, soto, acar, tempe, bakso, dan ayam goreng. Sementara, produk makanannya termasuk durian, kecap manis, lengkuas, bawang goreng, serundeng, geplak, dan kopi gayo Aceh.

Daftar minuman favorit versi TasteAtlas adalah bandrek, bajigur, sekoteng, kopi joss, teh talua, dan kopi terbalik.

Soal lokasi kuliner, rekomendasinya antara lain Warung Mak Beng (Sanur, Bali), 1945 Restaurant (Jakarta Pusat), Lapo Marpadotbe (Jakarta Timur), Soto Kadipiro (Bantul), dan Soto Ayam Cak To (Surabaya).

Berikut adalah 20 besar dalam Daftar Makanan Terlezat di Dunia 2022 versi TasteAtlas, dengan hanya ada dua wakil Asia Tenggara dalam peringkat tersebut:

1. Italia (4,72)

Rekomendasi makanannya antara lain parmigiano reggiano, prosciutto toscano, nduja, risotto ai funghi porcini, dan pesto genovese.

2. Yunani (4,69)

Sajian dalam skor terbaiknya, termasuk kalamata, fystiki aeginas, rodakina naoussas, saganaki, dan dakos.

3. Spanyol (4,59)

Makanan jagoannya, seperti jamón 100% ibérico de bellota, jamón ibérico de bellota, manchego curado, espetos, dan gambas à la plancha.

4. Jepang (4,59)

Rekomendasi kulinernya antara lain ikura, kobe beef, ramen noodles, karaage, dan bento.

5. India (4,54)

Sajian primadonanya termasuk garam masala, ghee, malai, butter garlic naan, dan keema.

6. Meksiko (4,53)

Chinantla vanilla, oaxaca cheese, cajeta, carnitas, dan chilaquiles masuk dalam rekomendasi makanannya.

7. Turki (4,52)

Kuliner jagoannya termasuk kaymak, afyon sucuġu, aydın i̇nciri, cağ kebabı, dan bal kaymak.

8. Amerika Serikat (4,51)

Honeycrisp apples, wild alaska salmon, florida oranges, texas brisket sandwich, dan central texas-style barbecue jadi rekomendasi kulinernya.

9. Prancis (4,51)

Mont d’or, rochebaron, aïoli, steak au poivre, dan crème brûlée termasuk kuliner yang jadi jagoan di Prancis.

10. Peru (4,51)

Rekomendasi kulinernya antara lain cocona, aji amarillo, algarrobina, leche de tigre, dan ceviche mixto.

11. China (4,49)

Lychee, soy sauce, rice vermicelli, guotie, dan cha siu bao merupakan kuliner primadona di China.

12. Brasil (4,49)

Canastra, açaí berries, queijo de coalho, picanha, dan pão de queijo masuk dalam rekomendasi makanannya.

13. Portugal (4,47)

Kuliner jagoannya termasuk queijo serra da estrela, queijo de azeitão, presunto, pastel de belém, dan amêijoas à bulhão pato.

14. Polandia (4,44)

Bundz, kiełbasa myśliwska staropolska, polędwica, sernik, dan kapusta zasmażana ada di antara kuliner rekomendasinya.

15. Jerman (4,37)

Düsseldorfer mostert, beelitzer spargel, spätzle, regensburger wurst, dan käsespätzle adalah sedikit dari ratusan kuliner yang direkomendasikan.

16. Indonesia (4,37)

Rekomendasi sajiannya antara lain lengkuas, bawang goreng, kecap manis, nasi padang, dan ayam goreng.

17. Kroasia (4,33)

Istarsko ekstra djevičansko maslinovo ulje, baranjski kulen, slavonski kulen, viška pogača, dan zapečeni štrukli adalah sedikit rekomendasinya.

18. Argentina (4,33)

Rekomendasinya termasuk Argentine beef, provoleta, centolla fueguina, provoleta, dan parrilla.

19. Korea (4,31)

Gochujang, doenjang, kimchijeon, baechu-kimchi, dan tteokbokki termasuk dalam rekomendasi makanannya.

20. Vietnam (4,31)

Rekomendasi kulinernya antara lain phú quốc fish sauce, dragon fruit from phan thiết, bánh phở, nước chấm, dan bánh mì heo quay.

Bukan yang Pertama

Ini sebenarnya bukan kali pertama kuliner Indonesia berhasil menembus daftar bergengsi TasteAtlas.

Sebelumnya, rawon sudah bertengger di posisi ke-8 dalam daftar sup terlezat di dunia.

Mereka mendeskripsikan kuliner itu dengan menulis, “Rawon adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari Jawa Timur. Sup beraroma ini biasanya dibuat dengan daging sapi yang direbus perlahan dan bahan tradisional Indonesia lain, seperti daun jeruk, serai, jahe, dan cabai. Namun, elemen kuncinya adalah buah kluwek, kacang hitam Indonesia.”

“Bumbu khas Indonesia ini sangat beracun saat mentah, dan selalu perlu difermentasi sebelum dikonsumsi. Bumbu digiling dengan bahan-bahan dan rempah-rempah lain, memberikan cita rasa asam dan warna hitam gelap yang unik. Asal-usul hidangan ini diyakini berasal dari kota Surabaya, ibu kota Jawa Timur. Rawon mendapat nilai 4,7/5,” imbuhnya.

Sebelumnya, kue putu sudah masuk daftar kue terbaik dan terpopuler di dunia versi TasteAtlas. Kue yang umumnya berwarna hijau ini berada di peringkat 70 dari 100 kuliner dalam daftar.

“Kue lapis atau kuih lapis adalah makanan penutup tradisional Indonesia yang juga populer di Malaysia, Suriname, Brunei, dan Singapura. Kue ini biasanya disiapkan seperti puding berlapis yang terdiri dari tepung beras, sagu, gula, garam, santan, dan pewarna makanan merah, hijau, atau merah muda,” tulis TasteAtlas. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Kuliner IndonesiaTasteAtlas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.