• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Urutan Kelima di Dunia Terbanyak Startup

by Redaksi Asiatoday
March 7, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Urutan Kelima di Dunia Terbanyak Startup

Menkominfo, Johnny G Plate. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia menempati urutan ke lima di dunia dengan jumlah perusahaan Startup terbanyak. Namun dengan jumlah 2.200 startup yang dimiliki Indonesia tidak ada artinya tanpa dibarengi dengan pengembangan inovasi.

Demikian diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G Plate, dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2020).

Dalam catatan Kemenkominfo, Indonesia memiliki 2.200 startup, sementara di urutan ke empat ada Canada dengan 2.400 startup, Inggris dengan 4.000 startup, dan India dengan 5.000 Startup. Sementara Amerika berada di posisi puncak dengan 46 ribu startup.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Kementerian sudah pasti mendukung startup Indonesia. Tiga hal yang harus jadi perhatian yakni invensi, inovasi, dan kecepatan mengambil keputusan investasi,” terang Johnny.

Menurut Johnny, tiga hal itu jika dijalankan, nantinya akan menunjang perekonomian Indonesia. Pada akhirnya, pemain digital ekonomi di Indonesia akan lebih banyak diwarnai anak bangsa sendiri dibandingkan negara asing.

Karena itu, Menteri Johnny mendorong perkembangan Startup di Indonesia melalui Startup Inovasi Indonesia (SII) yang dikelola Kemenristek/BRIN.

“Sehingga nanti Startup terus berkembang, mengahasilkan unicorn, decacorn,” lanjutnya.

Tantangan selanjutnya kata dia, Startup Indonesia harus mampu menjalin kerja sama dengan perusahaan. Pihaknya juga bakal membantu untuk memperlancar kolaborasi tersebut.

“Kami akan membuat regulasi dengan betul, menyiapkan infrastruktur lalu jadi akselerator yang baik, mixing dan mempertemukan venture capital dengan startup,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: KemenkominfoStartup IndonesiaStarup
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.