• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Industri Bioskop Merugi, Cineworld Tutup Seluruh Layar di Inggris dan Irlandia

by Redaksi Asiatoday
October 4, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Industri Bioskop Merugi, Cineworld Tutup Seluruh Layar di Inggris dan Irlandia

Cineworld Tutup Seluruh Layar bioskop di Inggris dan Irlandia. Ist

ASIATODAY.ID, LONDON – Industri bioskop dunia kini mengalami situasi terberat akibat pandemi Covid-19.

Cineworld, salah satu jaringan bioskop terbesar kedua di dunia dilaporkan akan menutup seluruh layarnya di Inggris dan Irlandia.

London Sunday Times melaporkan bahwa Cineworld akan berhenti beroperasi di negara tersebut mulai pekan depan.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Tutupnya Cineworld diduga karena mengalami kerugian besar akibat pandemi Covid-19. Pemilik jaringan bioskop Regal bahkan sempat menulis surat kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Menteri Kebudayaan Oliver Dowden akhir pekan lalu.

Surat itu berisi penjelasan bahwa industri bioskop tidak dapat bertahan di masa pandemi karena film dengan anggaran besar ditunda penayangannya.

Film James Bond teranyar No Time To Die misalnya telah diundur perilisannya ke tahun 2021. Black Widow dan West Side Story juga rilisnya ditunda hingga 2021.

“Keputusan studio untuk menunda film dengan anggaran besar membuat bioskop tidak bisa bertahan,” demikian pernyataan Regal, dilansir dari Reuters, Minggu (4/10/2020).

Namun Cineworld menolak mengomentari laporan Sunday Times.

Cineworld menjalankan total 128 bioskop dan 1.180 layar di Inggris Raya dan Irlandia. Cineworld diperkirakan akan mengumumkan rencana penutupan itu secara resmi pada Senin. Penutupan ini akan berdampak pada sekitar 5.500 pekerjaan.

“Jika pemerintah memperketat pembatasan sosial, yang oleh karena itu mungkin mengharuskan kami menutup bioskop lagi atau menunda rilis film, itu akan berdampak negatif pada kinerja keuangan kami,” kata perusahaan bulan lalu.

Upaya untuk menarik kembali penonton ke bioskop terbukti mengecewakan. Beberapa jaringan bioskop yang lebih besar seperti AMC Entertainment dan lainnya telah membuka kembali layar di banyak lokasi namun jumlah penontonnya masih sangat sedikit.

Perusahaan bioskop kecil dan menengah mengatakan mereka mungkin tidak selamat dari dampak pandemi. (ATN)

Tags: BioskopCineworldIndustri BioskopIndustri Film
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.