• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Infeksi Covid-19 di Indonesia Tembus 130.718 Kasus

by Redaksi Asiatoday
August 12, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bio Farma Siap Produksi 100 Juta Vaksin Covid-19 di Akhir 2020

Presiden Jokowi saat memantau langsung kesiapan fasilitas Bio Farma untuk memproduksi vaksin Covid-19. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia masih terus mencatat kenaikan kasus coronavirus (Covid-19).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang disitat dari kemkes.go.id pada Rabu (12/8/2020), kasus baru Covid-19 bertambah 1.942. Dengan tambahan ini maka totalnya mencapai 130.718 Kasus.

Sebanyak 85.798 telah sembuh dan 5.903 meninggal dunia.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

Penambahan jumlah kasus tersebut diperoleh dari hasil tes 26.248 spesimen.

Pemerintah masih terus mengingatkan dan meminta masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan mulai dari rajin mencuci tangan, menghindari keramaian, menjaga jarak serta memakai masker.

Pemerintah berharap agar protokol pencegahan virus corona benar-benar dipatuhi lantaran kasus baru terus meningkat dari hari ke hari.

Untuk mendukung hal itu, Presiden Jokowi menerbitkan Inpres No. 6 tahun 2020.

Inpres itu mengatur soal sanksi bagi mereka yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Dalam Inpres, Jokowi juga menginstruksikan agar TNI dan Polri ikut berperan bersama pemerintah daerah dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan.

Sejauh ini, uji coba vaksin juga telah dilakukan di Indonesia. Vaksin tersebut merupakan produksi Sinovac, China dan diuji di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjajaran (Unpad) di Bandung, pada Selasa (11/8).

Setidaknya, ada 1.620 relawan yang terlibat. Presiden Jokowi juga mendatangi langsung tempat uji klinis dilakukan. Dia berharap bisa selesai dalam kurun waktu 6 bulan.

“Hari ini saya hadir di Fakultas Kedokteran Unpad, Bandung, Jawa Barat ini dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana untuk imunisasi untuk 1.620 relawan yang akan diujicobakan,” kata Jokowi, Selasa (11/8). (ATN)

Tags: Corona AsiaCorona IndonesiaCoronavirusCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.