• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Inggris Siapkan Rp1,4 Triliun Bantuan Bagi Afghanistan

by Redaksi Asiatoday
December 14, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Inggris Siapkan Rp1,4 Triliun Bantuan Bagi Afghanistan

Liz Truss. Dok

ASIATODAY.ID, LONDON – Pemerintah Inggris menjanjikan bantuan darurat sebesar 75 juta poundsterling atau setara Rp1,4 triliun untuk masyarakat Afghanistan.

Bantuan ini akan berupa penyediaan makanan, layanan kesehatan darurat, tempat tinggal, air, dan layanan kebersihan.

Bantuan tersebut akan disalurkan melalui PBB dan mitranya. Diharapkan dapat membantu merespons situasi kemanusiaan yang buruk.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Inggris memberikan bantuan kemanusiaan yang penting di Afghanistan pada musim dingin ini. Dana bantuan yang telah diumumkan akan menyelamatkan nyawa, melindungi perempuan, anak perempuan, dan stabilitas di kawasan tersebut,” kata Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss dikutip dari siaran pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, yang dimonitor Selasa (14/12/2021).

“Kami bertekad melakukan semua yang kami bisa untuk membantu masyarakat Afghanistan,” lanjutnya.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari 286 juta poundsterling yang dijanjikan untuk diberikan ke Afghanistan tahun ini. Dana tersebut juga akan digunakan untuk membantu korban kekerasan berbasis gender, dan mendanai layanan perlindungan anak.

Pendanaan ini akan disalurkan melalui Afghanistan Humanitarian Fund, World Food Programme, International Organization for Migration, United Nation Children Fund, dan lain sebagainya.

Bantuan ini mengikuti pertemuan G7 lalu yang membahas mengenai Afghanistan. Para menteri luar negeri G7 membahas mengenai tanggapan internasional yang terkoordinasi dalam menangani isu di sana.

Mereka juga membahas untuk berinteraksi dengan Taliban, yang saat ini menguasai Afghanistan usai pengambilalihan kekuasaan pada 15 Agustus lalu. (ATN)

Tags: AfganistanG7Inggris
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.