• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp1,9 Triliun di Indonesia, Wavin Bangun Pabrik Terbesar di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
October 3, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp1,9 Triliun di Indonesia, Wavin Bangun Pabrik Terbesar di Asia Tenggara

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan groundbreaking pabrik PT Wavin Manufacturing Indonesia di Kawasan Industri Terpadu, Batang, Jawa Tengah, Senin (3/10/2022). Dok Setneg

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan asal Belanda, PT Wavin Manufacturing Indonesia mulai membangun pabrik pipa di Kawasan Industri Terpadu Batang, Provinsi Jawa Tengah, Senin (3/10/2022).

Pembangunan pabrik ini menelan investasi senilai US$125 juta atau sekitar Rp1,9 triliun.

Pabrik ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Produksi dari pabrik ini tidak hanya untuk pasar Asia Tenggara dan Asia Pasifik, tetapi juga akan diekspor ke Eropa.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Setelah pabrik Wavin jadi, impor pipa di Indonesia tidak akan ada lagi. Dan, di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Batang, akan tercipta lapangan kerja yang tidak kecil,” kata Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dalam acara groundbreaking pabrik Wavin di Batang, Senin (3/10/2022).

Pemerintah mencatat sampai saat ini, sebanyak 80 persen produk Wavin yang diserap pasar domestik berasal dari impor.

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan Wavin menyusul 10 perusahaan berskala global lainnya yang sedang dalam proses konstruksi pembangunan pabrik di Kawasan Industri Batang.

Perusahaan-perusahaan yang sudah melakukan proses konstruksi di Batang, kata Jokowi, di antaranya pabrik di industri baterai mobil listrik, pabrik kaca terbesar Asia Tenggara. Kemudian, pabrik alat-alat kesehatan, dan yang terbaru Wavin sebagai pabrik pipa yang bakal memasok kebutuhan dalam negeri Asia Tenggara-Pasifik, Australia, serta Eropa.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia mengungkapkan pendekatan dengan perusahaan asal Belanda itu telah dilakukan sejak 2020 atau di masa pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah kami ke Belanda, tepatnya bulan September, kami mencoba melakukan pendekatan dengan Wavin karena 80% pipa ini kita impor. Jadi ini produknya subtitusi impor,” ujarnya.

“Dan alhamdulillah dari bulan September kita rayu mereka, tadinya mau ke negara lain, salah satu di antaranya ke Vietnam, tapi kasih tawaran yang baik, alhamdulillah mereka bisa hadir untuk groundbreaking pada hari ini,” lanjutnya.

Menurut Bahlil, pabrik ini pabrik akan beroperasi 2024 akhir.

Terpisah, Country Director of Indonesia Johannes Drees mengatakan pembangunan pabrik Wavin di Batang akan memakan waktu satu tahun, mulai dari kuartal IV/2022 dan ditargetkan rampung serta beroperasi pada kuartal IV/2023.

“Pada saat beroperasi, pabrik ini akan mempekerjakan kurang lebih 150 orang untuk proses produksi dan memungkinkan untuk bertambah hingga 250 orang pada masa mendatang,” kata Drees di Jakarta.

Sekadar informasi, produk-produk Wavin saat ini tersedia di pasar seluruh Indonesia. Perusahaan tersebut memiliki kurang lebih 50 distributor, 6.000 ritel, serta 100 kontraktor dan pengembang. (ATN)

Tags: Asia InvestKawasan Industri Terpadu BatangKerjasama Indonesia-BelandaPabrik PipaWavin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.