• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investor India dan Arab Saudi Minat Beli Saham Bandara Internasional Kertajati

by Redaksi Asiatoday
December 28, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investor Malaysia Segera Akuisisi 11,6 Persen Saham Bandara Kertajati

Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Investor dari India dan Arab Saudi diklaim berminat untuk ikut mengembangkan Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

“Investor dari India dan Saudi berminat untuk membeli saham dari Kertajati dengan harapan ada interest khusus pada masyarakat internasional, sehingga konektivitas Kertajati itu bertambah,” kata Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi saat Jumpa Pers Akhir Tahun 2022 dan Outlook Kegiatan 2023, Selasa (27/12/2022).

Presiden Joko Widodo pun menyambut dengan baik upaya untuk mengembangkan potensi Bandara Kertajati.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Saat ini, Bandara Kertajati baru fokus melayani penerbangan umroh saja. Ke depannya, Kertajati diharapkan juga bisa melayani kargo dan maintenance, repair, and operation (MRO).

Untuk diketahui, potensi investasi dari India dan Arab Saudi tersebut merupakan hasil sejumlah lawatan Kemenhub ke luar negeri.

Selain kedua negara itu, Budi Karya menyebut telah mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) juga untuk menarik kerja sama pengembangan konektivitas udara di dalam negeri.

Budi Karya mendorong agar sejumlah maskapai dari negara-negara tersebut untuk memperbanyak penerbangan langsung ke Indonesia.

“Pada dasarnya untuk Saudi [Airlines], Qatar [Airways], Etihad, dan Emirates kami minta penerbangan silahkan dalam jumlah yang lebih besar,” ujarnya.

Untuk diketahui, India melalui GMR Group sebelumnya telah bergabung dengan PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II dalam mengelola Bandar Udara Kualanamu, Sumatra Utara, sebagai international hub. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Bandara Kertajati
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.