• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Iran Beri Sinyal Deeskalasi Konflik dengan Amerika

by Redaksi Asiatoday
January 13, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Iran Beri Sinyal Deeskalasi Konflik dengan Amerika

ASIATODAY.ID, TEHERAN – Iran memberikan sinyal deeskalasi pada Minggu 12 Januari 2020, usai 10 hari terlibat ketegangan dengan Amerika Serikat yang melibatkan aksi saling gempur. Ketegangan kedua negara menajam usai militer Amerika membunuh Jenderal Qassem Soleimani pada 3 Januari lalu.

Gugurnya Soleimani dibalas dengan peluncuran belasan misil ke pangkalan yang menampung pasukan AS di Baghdad, Irak, pada 8 Januari. Di hari yang sama, Iran tak sengaja menembak jatuh pesawat maskapai Ukraina di dekat Teheran.

Dalam pertemuan antara Presiden Iran Hassan Rouhani dan Emir Qatar di Teheran, keduanya sepakat bahwa deeskalasi merupakan “satu-satunya solusi” untuk mengakhiri krisis di kawasan yang melibatkan AS.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Qatar merupakan negara di kawasan yang paling banyak menampung pasukan AS. Kendati begitu, Qatar tetap menjaga hubungan kuat dengan Iran.

“Kunjungan ini saya lakukan di momen-momen krusial bagi kawasan,” tutur Emir Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani. Ia meyakini ini merupakan kunjungan perdananya ke Iran.

“Kami sepakat, bahwa satu-satunya solusi terhadap krisis saat ini adalah deeskalasi dari semua pihak dan juga dialog,” sambungnya, melansir AFP, Senin (13/01/2020).

Sementara Rouhani mengatakan, pihaknya siap untuk melakukan “lebih banyak konsultasi dan juga kerja sama demi keamanan di seantero kawasan.”

Selain dengan Emir Qatar, Rouhani juga bertemu Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi. Pakistan sendiri telah menawarkan diri untuk menjadi mediator perdamaian antara Iran dan juga Arab Saudi, salah satu sekutu AS.

Sementara itu dalam sebuah sesi di parlemen Iran, komandan Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC) Hossein Salami mengatakan bahwa belasan misil yang ditembakkan ke pangkalan Irak pada Rabu pekan kemarin tidak bertujuan untuk membunuh personel militer AS.

“Sasaran kami bukan untuk membunuh prajurit musuh. Hal tersebut tidak penting,” ungkap Hossein kepada parlemen.

Washington mengonfirmasi tidak ada satu pun prajurit atau kontraktor AS yang tewas dalam serangan tersebut. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Amerika SerikatIranKonflik Iran-AmerikaPerang TelukQatar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.