• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jakarta Masuk Peringkat 9 Kota Termahal di Asia

by Redaksi Asiatoday
April 14, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Imbas Covid-19, Ekonomi Jakarta Rontok 40 Persen

Pusat Ekonomi Indonesia, DKI Jakarta. Foto : rivaldi_penzol

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kota Jakarta masuk dalam daftar kota termahal di dunia.

Perusahaan keuangan asal Swiss, Bank Julius Baer, menempatkan Jakarta diperingkat 20 dari 25 kota paling mahal di dunia bagi para ultra-jutawan.

Berdasarkan pemeringkatan itu, Jakarta berada di peringkat 9 kota termahal di Asia serta di peringkat keempat di Asia Tenggara, setelah Singapura, Bangkok dan Manila.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Pemeringkatan tersebut didasarkan pada harga jual sejumlah barang mewah yang paling sering dibeli oleh para ultra-jutawan seperti tas mewah, mobil, asuransi kesehatan, smartphone, hingga perlengkapan olahraga.

Dari 18 item barang yang diperbandingkan di 25 kota termahal  tersebut, Jakarta berada di peringkat terbawah atau kota termurah untuk sejumlah barang seperti harga sepeda, paket teknologi, properti tempat tinggal, hingga jasa sewa pengacara.

Sementara itu, Jakarta juga berada di antara lima kota paling mahal di dunia untuk sejumlah barang lainnya. Seperti harga Whiskey, tas dan sepatu wanita.

Jakarta dan 8 kota-kota besar Asia lainnya yang terus tumbuh, membawa Asia tetap mempertahankan gelarnya sebagai kawasan dengan biaya paling mahal di dunia.

Hal ini dilihat oleh ahli, dikarenakan sebagian besar kota-kota Asia tersebut mengalami pemulihan yang cepat sehingga harga barang-barang secara konsisten tetap bertahan di harganya saat ini.

“Covid-19 tidak menjadi epidemi (di Asia) dengan cara yang sama seperti negara lain dalam indeks,” kata Rajesh Manwani, kepala pasar dan solusi manajemen kekayaan untuk Asia-Pasifik di Bank Julius Baer dikutip dari CNBC,  Selasa (13/4/2021),

Di tengah kebangkitan ekonomi beberapa negara Asia, kondisi berbeda dialami sebagian besar negara di benua Amerika. Kawasan ini yang terpukul oleh pandemi mulai berubah menjadi kawasan termurah untuk menjalani gaya hidup mewah, karena dolar AS dan Kanada jatuh terhadap mata uang global utama lainnya.

Secara keseluruhan, barang mewah yang mengalami penurunan harga terbesar dalam dolar AS adalah sepatu wanita (-11,7 persen), suite hotel (-9,3 persen), dan anggur (-5,3 persen).

Sementara itu, kota Mumbai di India yang selama ini terkenal sebagai salah satu kota metropolitian dengan biaya hidup terjangkau, diprediksi juga akan makin mahal dalam beberapa tahun mendatang.

“Tingkat pertumbuhan India akan meningkat, India akan menjadi lebih mahal. Sekarang itu murah.” sebut Mark Matthews, kepala riset Bank Julius Baer untuk kawasan Asia-Pasifik.

China sebagai pasar terbesar Asia juga akan tetap menjadi pasar barang mewah terkemuka di dunia karena konsumen China yang di masa depan akan mendominasi.

Pada tahun 2025 mendatang, China diperkirakan akan menguasai 47 hingga 49 persen pasar barang mewah, sementara Amerika 16 hingga 18 persen dan Eropa hanya 12 hingga 14 persen. (ATN)

Tags: Asia CityDKI JakartaJakarta
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.