• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 28, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jepang Susul AS dan India Blokir Aplikasi China

by Redaksi Asiatoday
July 29, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jepang dan China Paling Agresif Berinvestasi di Indonesia

Jepang dan China. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Setelah Amerika Serikat (AS) dan India, Jepang dilaporkan juga akan memblokir aplikasi China.

Rencana pemblokiran ini diungkapkan oleh pejabat pemerintahan Jepang melalui media lokal NHK. Aplikasi TikTok termasuk yang disebut dalam pemberitaan tersebut.

Pemerintah Jepang juga menggunakan alasan yang sama seperti disampaikan oleh Amerika Serikat dan India.

RelatedPosts

Fukushima Enters a New Era: IAEA, China, South Korea and Switzerland Unite to Verify Japan’s Nuclear Cleanup and Water Release

China Revives Trade Corridor to the Indian Ocean Through Bangladesh and Myanmar

Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint

Jepang meyakini isu keamanan di TikTok dan aplikasi buatan China lainnya. Pasalnya, aplikasi China diduga diam-diam memantau kegiatan penggunanya dan disimpan pemerintah China.

NHK melaporkan Rabu (29/7/2020), pemangku kebijakan di Jepang akan segera membuat rancangan undang-undang untuk diajukan pada awal September sehingga bisa dibahas oleh pihak berwenang di negara tersebut. Kelompok ini dipimpin oleh politisi sayap kanan Jepang, Amari Akira.

Rencana ini tidak mengejutkan mengingat Jepang merupakan aliansi dari Amerika Serikat. Namun baru India yang memberikan sikap tegas dengan benar-benar menutup total semua akses ke aplikasi mobile buatan China di negaranya.

Menurut laporan firma riset App Annie dikutip dari Tech Crunch, TikTok termasuk dalam daftar aplikasi hiburan terpopuler untuk iOS di Jepang dan berada di posisi kelima aplikasi paling banyak diunduh.

Pihak TikTok sendiri dilaporkan belum merespon sikap pemerintah Jepang. Sebelumnya mereka sudah memberikan tanggapan kepada sikap Amerika Serikat. TikTok menyatakan bahwa data pengguna disimpan di server yang ada di Amerika Serikat dan Singapura. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaIndiaJepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Fukushima Enters a New Era: IAEA, China, South Korea and Switzerland Unite to Verify Japan’s Nuclear Cleanup and Water Release
  • Indonesia and China Join Forces to Unlock Asia’s Ancient Human Migration and Shared Civilizations
  • China Revives Trade Corridor to the Indian Ocean Through Bangladesh and Myanmar
  • Indonesia Unveils Global Green Finance Push as Climate Investment Targets Tropical Forests
  • Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.