• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jokowi dan Sekjend PBB Serukan Invasi Israel ke Palestina Harus Dihentikan

by Redaksi Asiatoday
May 15, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jokowi dan Sekjend PBB Serukan Invasi Israel ke Palestina Harus Dihentikan

Invasi Militer Israel terhadap warga Gaza, Palestina. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengecam invasi Israel  terhadap Palestina. Agresi Israel mengakibatkan ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.

“Agresi Israel harus dihentikan,” tegas Jokowi dalam cuitan di akun Twitter  @jokowi, Sabtu (15/5/2021).

Jokowi menegaskan Indonesia mengutuk keras serangan Israel. Konflik Israel-Palestina menjadi salah satu isu yang terus menjadi perhatian Jokowi.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Presiden Jokowi juga intens berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin dunia mulai dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, serta Yang Dipertuan Agong Malaysia atau Raja Malaysia Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah. Kemudian dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghan dan Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah.

Pembicaraan tak sekadar membahas kondisi warga Palestina di Jalur Gaza. Jokowi juga membahas tindak lanjut ASEAN Leader’s Meeting hingga perkembangan situasi di Afghanistan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan persatuan Dewan Keamanan PBB atas konflik Palestina-Israel yang tengah berlangsung saat ini. Seruan disampaikan bersamaan dengan kekecewaan atas minimnya multilateralisme dalam menyelesaikan konflik tersebut.

DK PBB dijadwalkan menggelar pertemuan darurat mengenai konflik Palestina-Israel pada Minggu besok.

“Apa yang ingin kami lihat adalah suara yang seragam dan kuat dalam mendorong penurunan ketegangan, dihentikannya serangan, dan mendorong kubu-kubu bertikai untuk kembali mencari solusi politik,” kata Stephane Dujarric, juru bicara Guterres, Sabtu (15/5/2021).

Satu anggota DK PBB sempat memblokade proposal pertemuan mengenai isu Palestina-Israel pada Jumat kemarin, hanya beberapa hari usai semua negara anggota mendukung multilateralisme.

Dujarric mengatakan Guterres khawatir atas kondisi multilateralisme saat ini, “seperti yang sudah kita lihat sendiri selama berlangsungnya pandemi dan di aspek-aspek lainnya.”

“Kami ingin melihat negara-negara anggota mengambil tindakan atas nilai-nilai yang kita dukung bersama di dalam organisasi ini,” sambungnya.

Ia menambahkan, Guterres berpendapat bahwa jika DK PBB semakin bersatu, maka suara dan dampaknya terhadap isu-isu global juga akan menjadi semakin kuat.

Jumat pekan kemarin, DK PBB menggelar debat tingkat tinggi mengenai perlunya menjunjung multilateralisme. Semua negara anggota menyetujui hal tersebut.

Namun beberapa hari kemudian, Amerika Serikat yang merupakan sekutu Israel memblokade proposal pertemuan DK PBB yang seharusnya digelar Jumat kemarin. DK PBB kemudian menyetujui tanggal baru, yakni hari Minggu besok. (ATN)

Tags: Dewan Keamanan PBBPalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.