• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Journalist Visit Program 2019 Berakhir di Papua

by Redaksi Asiatoday
July 19, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Journalist Visit Program 2019 Berakhir di Papua 1

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sejumlah wartawan negara sahabat mengikuti Journalist Visit Program 2019 (JVP). Program yang digagas Kemenlu RI ini sudah berakhir dengan rampungnya kunjungan peserta ke Provinsi Papua Barat pada tanggal 12-14 Juli 2019. ​

Sale, jurnalis asal Vanuatu mengaku saat berangkat dari negerinya, ia memiliki mental dan pandangan tersendiri tentang Indonesia. Ia menyimpulkan pemahamannya lewat berbagai berita yang muncul pada media massa internasional di negaranya. Sayang, informasi yang diketahuinya tentang Indonesia tidak berimbang dan cenderung negatif.

Semula ia menduga akan menyaksikan berbagai kerusuhan seperti yang kerap diberitakan. Di sinilah Sale bercerita bahwa pengalaman mengikuti program JVP telah membuka pikirannya dan memberikan perspektif positif tentang Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Pembangunan pesat di Indonesia membuat Sale terkesima, saat melihat langsung kemajemukan dan keramahan masyarakat Indonesia. JVP memberikan kesempatan baginya untuk lebih merasakan langsung Indonesia, seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Nampaknya, Sale pun turut jatuh hati pada Indonesia dan masyarakatnya.

Lain lagi dengan Umaru, peserta dari Uganda. Lucu dan menarik mendengar kisahnya yang mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan JVP ini. Dia bercerita tentang nikmatnya mencicipi air kelapa muda untuk pertama kalinya di Raja Ampat.

Umaru yang berasal dari Uganda negara land lock di Timur Afrika bercerita bahwa di negerinya tidak ada pohon kelapa, alih-alih minum dan makan buah kelapa. Selain mendapatkan berbagai informasi mengenai Indonesia dan mengikuti pelatihan jurnalistik, jurnalis media cetak ini akhirnya merasakan juga yang namanya air kelapa muda.

Dorothy, wartawan senior The Island Sun dari Solomon Islands, mengungkap bahwa Indonesia adalah negara besar. Engagement Indonesia dengan negara-negara pasifik adalah hal yang mutlak dan harus terus ditumbuhkembangkan.

Alasannya tak lain dan tak bukan, adalah karena Indonesia dekat dengan Pasifik. Ibaratnya Indonesia adalah tetangga bagi negara dan teritori di kawasan Pasifik, tentu sebagai tetangga kita harus saling akrab dan saling mendukung.

“Kami dari profesi jurnalis akan turut menyuarakan hal itu kepada pemerintah dan publik di masing-masing negara.” Dorothy sangat senang dapat berdiskusi secara langsung bersama Menlu, Menkominfo serta pihak-pihak terkait mengenai berbagai isu di kawasan Pasifik, termasuk mengenai Papua. Ini karena isu Papua akan selalu menjadi perhatian di kawasan Pasifik,” ujarnya.

JVP merupakan program tahunan Kementerian Luar Negeri yang dijalankan oleh Direktorat Informasi dan Media. Program ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi mengenai politik luar negeri, diplomasi ekonomi, IPTEK dan sosial budaya Indonesia kepada masyarakat luas di luar negeri. Tentu, melalui publikasi para peserta yang merupakan jurnalis terpilih dari berbagai kawasan di dunia. JVP 2019 dilakukan selama seminggu di Jakarta, Yogyakarta dan Papua Barat.

,’;\;\’\’
Tags: Journalisit Visit Program 2019Kemlu RI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.