• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

JP Morgan Proyeksi Ekonomi Indonesia hanya Tumbuh 4,9 Persen

by Redaksi Asiatoday
November 24, 2019
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Resesi Global Jadi Perhatian Utama di Asia Pasifik

Kantor JP Morgan. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – JP Morgan memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai 4,9 persen di tahun ini dan tahun depan. Perkiraan ini sejalan dengan perlambatan ekonomi global.

Dalam risetnya yang berjudul Emerging Market Asia Regional Themes and Indonesia Outlook, JP Morgan menyebut kontribusi konsumsi terhadap pertumbuhan PDB hanya tiga persen. Sementara kontribusi investasi hanya 1,3 persen terhadap pertumbuhan PDB.

“Pertumbuhan yang kurang baik karena belanja modal yang melambat, (bisa diperbaiki dengan) kebijakan pemerintah yang memegang kunci pada 2020,” tulis JP Morgan dalam risetnya, dilansir Minggu (24/11/2019).

RelatedPosts

Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era

ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance

Global Investors Eye Central Java as Asia’s New Industrial Frontier

Tahun depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksi masih sama. Sektor konsumsi menyumbang tiga persen terhadap pertumbuhan PDB, sedangkan investasi akan lebih baik dengan kontribusi 1,8 persen terhadap pertumbuhan PDB.

Sementara itu, bank asal Amerika Serikat (AS) ini memperkirakan inflasi akan tetap stabil pada 2020 di tengah harga minyak mentah yang lebih rendah. Inflasi untuk tahun ini diperkirakan 2,8 persen, dan 2,5 persen pada 2020.

Adapun untuk defisit transaksi berjalan (CAD) diprediksi berada di level 2,6 persen dari PDB tahun ini dan 2,7 persen di 2020. Perbaikan defisit CAD tak lepas dari perbaikan neraca pembayaran.

“Bank Indonesia diperkirakan akan memotong (suku bunga acuan) 25 basis poin (bps) untuk sisa 2019, dengan risiko pelonggaran lebih lanjut pada 2020,” lanjut riset JP Morgan. (AT Network).

,’;\;\’\’
Tags: JP MorganPertumbuhan AsiaPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.