• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kanselir Jerman Serukan Uni Eropa dan AS Perkuat Kerja Sama

by Redaksi Asiatoday
November 10, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lawan Diskriminasi Sawit UE, Indonesia Bargaining dengan Larangan Ekspor Nikel

ASIAYODAY.ID, JAKARTA – Kanselir Jerman Angela Merkel mengucapkan selamat atas terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS)  periode 2020-2025.

Merkel menyerukan agar Uni Eropa (UE) dan AS memperkuat kerja sama untuk bekerja berdampingan, tetapi juga mengakui bahwa Uni Eropa harus berbuat lebih banyak untuk menjaga keamanannya sendiri.

Menurut Merkel, Biden adalah pemimpin berpengalaman yang mengenal Jerman dan Eropa dengan baik.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kami adalah sekutu di NATO, kami berbagi nilai-nilai fundamental dan kepentingan,” kata Merkel, Senin (9/11/2020).

Ingin beralih dari pandangan kritis Presiden Donald Trump terhadap Jerman, Merkel mengatakan AS dan Jerman sebagai bagian dari Uni Eropa, harus bekerja berdampingan untuk mengatasi virus corona, pemanasan global, dan terorisme serta untuk memperjuangkan perdagangan bebas.

Trump sebelumnya menyebut Jerman “tawanan Rusia” karena mendukung kesepakatan pipa gas Laut Baltik dengan Rusia, mengancam pembuat mobil Jerman dengan tarif tinggi pada mobil yang diimpor ke AS dan mengkritik Berlin karena tidak memberikan kontribusi kepada Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO.

“Kami orang Jerman dan kami orang Eropa tahu bahwa kami harus mengambil lebih banyak tanggung jawab dalam kemitraan ini di abad ke-21,” ungkap Merkel.

Merkel juga menambahkan bahwa AS adalah sekutu terpinting oleh Uni Eropa. Oleh karena itu dia mengharapkan dan berupaya lebih kuat untuk menjaga keamanan antara Uni Eropa dan AS dan mempertahankan pendiriannya di dunia.

Merkel juga mengatakan Wakil Presiden AS terpilih Kamala Harris merupakan inspirasi bagi banyak orang dan dia menantikan bekerja bersama Harris dan Biden.

Sebelumnya PM Inggris Boris Johnson mengucapkan selamat kepada Biden, dan menyebut AS sebagai “sekutu terpenting” Inggris.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy juga menyampaikan ucapan selamat kepada Biden dan Harris. (ATN)

Tags: Joe BidenUni Eropa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.