• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Kapal Kargo Minyak Mentah Rusia Menumpuk di Tengah Laut

by Redaksi Asiatoday
May 25, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pasar Minyak Rusia Tersebar di 48 Negara, Sebagian Besar di Asia

Russian oil tanker. Doc

ASIATODAY.ID, HOUSTON – Perusahaan analisis energi Vortexa mencatat, sekitar 62 juta barel minyak mentah Ural andalan Rusia yang diangkut dengan kapal kargo, saat ini menumpuk di tengah laut. Para pedagang menunggu untuk menemukan pembeli bagi minyak mentah tersebut.

Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain telah melarang impor minyak mentah dan produk minyak dari Rusia sehubungan invasinya ke Ukraina. Sementara yang lain menghindari memperoleh kargo karena takut akan sanksi di masa depan.

Komisi Eropa sedang mempertimbangkan embargo minyak Rusia. Volume minyak mentah Ural di atas laut tiga kali lipat rata-rata sebelum perang, kata laporan Vortexa, Selasa (24/5/2022). Bahkan ketika ekspor minyak Rusia yang berlayar di laut turun menjadi 6,7 juta barel per hari (bph) sejauh bulan ini, turun sekitar 15 persen dari 7,9 juta barel per hari pada Februari.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

“Angka utama, menunjukkan ekspor Rusia masih relatif kuat, tidak menceritakan kisah lengkapnya,” kata ahli strategi energi yang berbasis di Houston, Clay Seigle.

“Minyak Rusia di laut terus menumpuk. Jumlah kargo Ural di laut tanpa tujuan yang ditetapkan adalah 15 persen dari total, juga tertinggi baru,” kata Seigle menambahkan.

Beberapa minyak bisa dalam perjalanan ke pembeli yang dirahasiakan, sementara yang lain bisa menjadi kargo yang tidak terjual. Sebagian besar barel minyak mentah Rusia telah menuju ke Asia, terutama India dan China, sementara volume ke Eropa juga meningkat menjelang larangan. (ANT)

Tags: Minyak MentahRusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.