• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

KBRI Inisiasi Kelas Seni Budaya Indonesia di Argentina

by Redaksi Asiatoday
August 12, 2019
in CULTURE
Reading Time: 2 mins read
A A
0
KBRI Inisiasi Kelas Seni Budaya Indonesia di Argentina

ASIATODAY.ID, BUENOS AIRES – Besarnya minat publik Argentina akan ragam budaya Indonesia, mendorong Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Buenos Aires menginisiasi kelas khusus seni budaya Indonesia di Buenos Aires. Kelas yang digelar setiap Sabtu dan terbuka untuk umum itu terdiri dari kelas membatik, menari dan kelas gamelan.

Kelas seni budaya Indonesia diawali dengan kelas membatik yang dipandu oleh alumnus Darmasiswa Argentina jurusan seni membatik ISI Surakarta, Maria Paula Lonegro. Para murid diberikan masing-masing secarik kain putih dan dibebaskan untuk menggambar motif dengan malam dan canting khas Indonesia.

Walaupun bagi beberapa orang pengalaman membatik merupakan hal yang pertama, seluruh murid menghasilkan karya yang indah. Hal tersebut terlihat dari kain-kain yang sudah bercorak indah dengan malam, zat lilin untuk membuat corak batik.

RelatedPosts

Lunar New Year Meets Betawi Roots: Cultural Fusion Lights Up Jakarta’s Heart

New Agreement Boosts Saudi-China Academic and Cultural Dialogue

Indonesia’s Minister of Culture Condemns Nickel Mining in Raja Ampat

Bagi beberapa murid, mencoba secara langsung untuk menggambar batik adalah pengalaman yang sangat langka dan menyenangkan.

Setelah kelas batik, KBRI Buenos Aires juga dipenuhi para murid yang ingin belajar tarian tradisional Indonesia. Dipandu oleh alumnus Darmasiswa jurusan seni tari ISI Denpasar, Vanessa Moreira, para murid yang hadir diajarkan dasar-dasar tari Bali.

Bagi beberapa orang, khususnya yang bukan orang Indonesia, dasar-dasar tari Bali memang sulit untuk dipraktikkan, seperti yang dialami Nadia Ramirez Franco, salah satu murid kelas tersebut. Sambil bercanda, Nadia mengatakan bahwa dia mengalami kesulitan meski hanya berlatih berdiri dan berjalan.

Menurut Vanessa, pengalaman pertama seseorang mendalami tarian Indonesia tentu berbeda-beda. Namun karena sifat tarian dan gerakannya yang unik dan beragam, tarian tradisional Indonesia mampu menarik para seniman asing untuk mendalaminya.

Kelas Gamelan dilaksanakan sebagai penutup rangkaian kelas seni dan budaya KBRI Buenos Aires yang diselenggarakan setiap hari Sabtu. Kelas Gamelan memiliki murid dan peminat paling banyak. Hal tersebut karena Argentina memiliki kelompok pecinta musik gamelan yaitu “Sang Bagaskara” yang terus berkembang setiap tahunnya.

Kelompok pecinta musik Gamelan KBRI Buenos Aires Sang Bagaskara terbentuk dari gabungan masyarakat Indonesia dan Warga Negara Argentina yang memiliki ketertarikan akan musik dan seni gamelan. Hingga saat ini Kelompok “Sang Bagaskara” memiliki jumlah peserta yang aktif sejumlah 20 orang.

“Tujuan utama di balik setiap penyelenggaraan kegiatan promosi Indonesia di negara akreditasi adalah untuk memberikan ruang bagi publik negara akreditasi untuk mengenal Indonesia, baik destinasi wisata, maupun keindahan seni dan budaya,” demikian disampaikan Dubes RI di Buenos Aires, Niniek Kun Naryatie melalui keterangan tertulis yang diterima asiatoday.id, di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Dengan beragam kegiatan yang dilakukan, diharapkan publik negara akreditasi mendapatkan berbagai pengalaman mengenai Indonesia, mengetahui tentang Indonesia, tertarik untuk semakin mengenal Indonesia.

Menurut Dubes Niniek, penyelenggaraan kelas seni dan budaya Indonesia bukan hanya untuk mempromosikan Indonesia, tetapi juga berguna untuk menjaring “friends of Indonesia” atau komunitas pencinta budaya Indonesia di negara akreditasi.

”Melalui komunitas ini, promosi Indonesia dapat secara luas dilakukan, khususnya secara personal (person to person),” tandasnya. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: Budaya IndonesiaKelas Seni di Argentina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.