• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kedubes Amerika di Baghdad Digempur Roket

by Redaksi Asiatoday
January 5, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kedubes Amerika di Baghdad Digempur Roket

ASIATODAY.ID, BAGHDAD – Sejumlah ledakan mengguncang wilayah Baghdad beberapa jam setelah prosesi pemakaman jenderal berkuasa Iran yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) Jumat lalu.

Sebuah proyektil menghantam Zona Hijau dekat kedutaan AS di Baghdad. “Beberapa roket lain ditembakkan ke utara ibu kota Irak di pangkalan udara al-Balad yang menampung pasukan AS,” ujar sumber yang dikutip BBC, Minggu 5 Januari 2020.

Sumber keamanan mengatakan tidak ada yang terluka dalam serangan tersebut. Tidak ada kelompok yang mengklaim serangan tersebut, namun militan pro-Iran dipersalahkan atas serangan itu.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Serangan udara Amerika Serikat ke Bandara Internasional Baghdad pada Jumat lalu menewaskan orang terkuat kedua di Iran, Jenderal Qassem Soleimani. Serangan tersebut memang ditargetkan untuk membunuh Soleimani.

Presiden Iran Hassan Rouhani dan pemimpin Iran lainnya bersumpah akan membalas pembunuhan Soleimani. Sang jenderal dianggap sama berbahayanya dengan pemimpin Islamic State Abu Bakr al-Baghdadi, oleh AS.

Menanggapi ancaman tersebut, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan bahwa negaranya telah menargetkan 52 situs Iran dan akan menyerang dengan sangat cepat dan keras jika Teheran mengenai aset Amerika.

Prosesi pemakaman dilakukan Sabtu kemarin melalui Baghdad dan kota-kota suci Muslim Syiah di Irak sebelum jenazah Soleimani dikembalikan ke Iran.

Sementara itu, rakyat Irak juga berduka atas kematian Abu Mahdi al-Muhandis, yang tewas bersama dengan Soleimani. Al-Muhandis merupakan pemimpin kelompok Kataib Hezbollah yang didukung Iran.

Menanggapi ancaman balas dendam Iran, AS juga telah mengirim 3.000 tentara lagi ke Timur Tengah. Mereka juga menyarankan warganya untuk meninggalkan Irak. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Amerika SerikatIrakIranKonflik Iran-Amerika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.