• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kerusuhan Sepak Bola di Indonesia, 127 Orang Tewas

by Redaksi Asiatoday
October 2, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kerusuhan Sepak Bola di Indonesia, 127 Orang Tewas

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Ist

ASIATODAY.ID, MALANG – Kerusuhan di arena sepak bola di Indonesia memakan korban jiwa yang tidak sedikit.

Pasalnya, 127 orang dilaporkan tewas dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022), mengatakan dari 127 orang yang tewas tersebut, dua di antaranya merupakan anggota Polri.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, 2 di antaranya adalah anggota Polri,” kata Nico.

Nico menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Hingga saat ini terdapat kurang lebih 180 orang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit tersebut.

Selain korban tewas, tercatat ada 13 unit kendaraan yang mengalami kerusakan, 10 di antaranya merupakan kendaraan Polri.

“Masih ada 180 orang yang masih dalam perawatan. Dari 40 ribu penonton, tidak semua anarkis. Hanya sebagian, sekitar 3.000 penonton turun ke lapangan,” tambahnya.

Menurut Kapolda, awalnya pertandingan di Stadion Kanjuruhan tersebut berjalan dengan lancar. Namun, setelah permainan berakhir, sejumlah pendukung Arema FC merasa kecewa dan beberapa di antara mereka turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.

Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain. Dalam prosesnya, akhirnya petugas melakukan tembakan gas air mata.

Hal tersebut dilakukan karena para pendukung tim berjuluk Singo Edan yang tidak puas dan turun ke lapangan itu telah melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan para pemain dan ofisial.

“Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen,” katanya.

Kericuhan terjadi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 3-2 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam (1/10). Kekalahan itu merupakan yang pertama bagi Arema FC sejak 23 tahun terakhir.

Menpora Prihatin

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengungkapkan rasa prihatian atas tragedi yang terjadi Stadion Kanjuruhan.

Menurutnya tragedi ini sangat disayangkan terjadi saat sepak bola Indonesia sedang bangkit.

Kerusuhan yang pecah pasca-laga Arema FC melawan Persebaya itu menyebabkan ratusan orang meninggal dunia.

“Kami berduka cita atas meninggalnya suporter yang meninggal dunia dan tentunya prihatin dan sangat menyesalkan terjadinya kerusuhan ini,” ujar Menpora Zainudin Amali dalam wawancara dengan stasiun televisi, Minggu (2/10/2022) pagi WIB.

Menpora mengatakan akan melakukan evaluasi atas kejadian ini, termasuk juga soal waktu pertandingan malam hari.

“Evaluasi menyeluruh akan kami lakukan baik soal pengamanan dan jumlah kehadiran penonton. Semua ini harus kita lihat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Menpora juga berharap suporter sepakbola dimanapun berada bisa menjadikan tragedi ini sebagai pelajaran.

“Kepada suporter seluruhanya tidak hanya di Malang, saya mengimbau kalau sekarang sebenarnya kesempatan karena sepak bola kita sedang bangkit sejak dari kelompok umur. Tolong didukung dengan menjaga ketertiban dan menjaga keamanan,” ujarnya.

“Saya minta kepada pimpinan-pimpinan kelompok suporter untuk terus melakukan edukasi agar kita bisa menjadi penonton sepak bola yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 127 orang tewas (sementara) bukan merupakan kerusuhan antara suporter Arema FC (Aremania) dengan pendukung Persebaya Surabaya (Bonek).

“Perlu saya tegaskan bahwa Tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antarsuporter Persebaya dengan Arema,” kata Mahfud dalam keterangan tertulis, Minggu (2/10/2022).

Mahfud menerangkan, hal tersebut karena Bonek tengah dilarang menonton pertandingan tersebut.

Diungkapkan, suporter yang hadir di Stadion Kanjuruhan ketika itu merupakan pendukung Arema FC.

“Oleh sebab itu para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak nafas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antarsuporter,” ungkap Mahfud. (ATN)

Tags: Asean SportBola
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.