• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 28, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Keuangan Negara Terbatas, Pakistan Cabut Lockdown

by Redaksi Asiatoday
May 9, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Keuangan Negara Terbatas, Pakistan Cabut Lockdown

Negeri Pakistan. Ist

ASIATODAY.ID, ISLAMABAD – Pakistan mencabut kebijakan penguncian wilayah (lockdown) yang diberlakukan untuk menekan penyebaran coronavirus (covid-19).

Lockdown dicabut meski otoritas kesehatan Pakistan melaporkan adanya peningkatan jumlah kasus harian covid-19 secara signifikan, yakni dari lebih dari 1.000 yang menjadikan totalnya 27.474.

Tentara Pakistan yang sebelumnya berada di pos-pos pemeriksaan sejak akhir Maret, kini terlihat kembali di barak mereka. Mereka dan juga aparat kepolisian sempat dikerahkan untuk memperketat lockdown di seantero Pakistan.

RelatedPosts

Fukushima Enters a New Era: IAEA, China, South Korea and Switzerland Unite to Verify Japan’s Nuclear Cleanup and Water Release

China Revives Trade Corridor to the Indian Ocean Through Bangladesh and Myanmar

Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint

Melansir Gulf Today, Sabtu (9/5/2020), pencabutan lockdown dilakukan karena Pemerintah Pakistan secara finansial tidak mampu membantu jutaan orang yang bergantung pada penghasilan harian. Hal ini disampaikan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dua hari lalu.

Khan mengatakan, ia mencoba membantu warga miskin Pakistan di tengah pandemi.

“Tapi kami tidak bisa membantu semua orang yang kehilangan pekerjaan karena lockdown,” tutur Khan.

Sementara itu, Khan ‘tunduk’ terhadap tekanan dari ulama-ulama yang meminta agar masjid tetap terbuka di tengah pandemi. Khan pun membiarkan masjid-masjid tetap dibuka, walau jumlah kasus baru covid-19 terus meningkat di Pakistan.

Pakistan sejauh ini telah melaporkan 618 kematian akibat covid-19, sejak pertama kali melaporkan kemunculan virus tersebut pada Februari lalu.

Namun, lockdown akan diberlakukan kembali jika masyarakat tidak mematuhi pedoman untuk menjaga jarak. Meski pun sudah mengangkat lockdown, sekolah akan tetap ditutup hingga 15 Juli mendatang. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19LockdownPakistan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Fukushima Enters a New Era: IAEA, China, South Korea and Switzerland Unite to Verify Japan’s Nuclear Cleanup and Water Release
  • Indonesia and China Join Forces to Unlock Asia’s Ancient Human Migration and Shared Civilizations
  • China Revives Trade Corridor to the Indian Ocean Through Bangladesh and Myanmar
  • Indonesia Unveils Global Green Finance Push as Climate Investment Targets Tropical Forests
  • Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.