• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Konflik Teritorial, China Tuduh Tentara India Lepaskan Tembakan

by Redaksi Asiatoday
September 8, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
20 Prajurit India Tewas Dalam Bentrokan dengan Pasukan China

Bentrokan pasukan India dan China di perbatasan, Himalaya. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Konflik teritorial di perbatasan India dan China masih terus menajam.

Terbaru, Beijing menuduh tentara  India melanggar perjanjian bilateral dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara selama konfrontasi dengan personel militer China di perbatasan yang disengketakan.

Insiden yang terjadi pada hari Senin tersebut semakin mempertajam konflik sengketa teritorial kedua negara.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

“Penjaga perbatasan China mengambil tindakan pencegahan untuk menstabilkan situasi,” kata Zhang Shuili, juru bicara teater komando barat militer China dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan media militer setempat Selasa (8/9/2020).

Pernyataan itu tidak menjelaskan tindakan pencegahan apa yang dimaksud atau apakah pasukan China juga melepaskan tembakan peringatan.

Kedua belah pihak selama ini telah mematuhi perjanjian yang telah lama dipegang, yakni menghindari penggunaan senjata api di perbatasan dataran tinggi yang sensitif yang melintasi Himalaya barat.

Fakta bahwa perjanjian tersebut tidak mencegah jatuhnya korban karena militer kedua pihak pernah bentrok mengerikan pada Juni lalu, di mana sebanyak 20 tentara India tewas.

“Kami meminta pihak India untuk segera menghentikan tindakan berbahaya dan secara ketat menyelidiki serta menghukum personel yang melepaskan tembakan untuk memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi lagi,” kata Zhang dalam pernyataan tersebut yang dikutip Reuters.

Sementara itu, Kedutaan Besar India di Beijing belum menanggapi permintaan untuk berkomentar di luar jam kerja terkait tuduhan penggunaan senjata di perbatasan. (ATN)

Tags: China-India
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.