• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Korea Selatan akan Jadi Basis Investasi Tesla di Asia Selanjutnya

by Redaksi Asiatoday
November 24, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Penjualan Mobil Listrik Tesla Meledak di Korea Selatan

Konsumen mobil listrik Tesla di Korea Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Korea Selatan (Korsel) direncanakan akan menjadi basis investasi Tesla di Asia selanjutnya.
CEO Tesla Inc., Elon Musk mengatakan hal itu saat melakukan pertemuan virtual dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, sebagaimana disiarkan kantor Presiden Korea Selatan yang dikutip dari Bloomberg pada Rabu (23/11/22022).

Elon Musk mengatakan dia akan membuat keputusan investasi apa pun setelah meninjau kondisi investasi secara komprehensif, termasuk seputar tenaga kerja dan teknologi. Presiden Yoon juga mendengarkan rencana orang terkaya di dunia tersebut untuk membangun gigafactory lain di Asia untuk membuat mobil listrik.

Pabrik utama Tesla di Asia berada di Shanghai, China. Lokasi pabrik tersebut baru-baru ini menggandakan kapasitas produksi menjadi sekitar 1 juta kendaraan per tahun.

RelatedPosts

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Elon Musk juga menyatakan kesediaan untuk secara aktif berinvestasi dalam infrastruktur pengisian baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Korea Selatan.

“Musk dan secara signifikan memperluas kerja sama rantai pasokan dengan perusahaan Korea Selatan,” tulis kantor Kepresidenan Korsel.

Korsel juga mengatakan Elon Musk mengharapkan pembelian suku cadang dari perusahaan Korea tumbuh setidaknya US$10 miliar pada 2023. Meski demikian, perwakilan Tesla tidak segera menanggapi email yang meminta komentar tentang informasi tersebut.

Tesla sudah membeli banyak suku cadang otomotif buatan Korea Selatan, termasuk dari LG Energy Solution Ltd., pemasok baterai lama.

Jeon Hyeyoung, seorang analis di Daol Investment & Securities Co. di Seoul, mengatakan bulan lalu bahwa prospek LG Energy positif sebagian karena peningkatan produksi di pabrik Tesla di Shanghai.

LG Energy mengatakan pada bulan Juni bahwa mereka akan menghabiskan US$452 juta untuk membangun jalur baru untuk 4680 baterai. Fasilitas tersebut merupakan sel generasi berikutnya yang disebut-sebut oleh Tesla sebagai kunci untuk membuka kendaraan listrik yang lebih murah, dan dengan demikian lebih tersebar luas.

Korea Selatan juga merupakan rumah bagi dua pembuat mobil terbesar di dunia, Hyundai Motor Co. dan Kia Corp., serta pembuat baterai lainnya seperti SK On Co. dan Samsung SDI Co.

Negara Asia melihat kendaraan listrik, termasuk baterai isi ulang dan semikonduktor, sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonominya. Negara Asia juga menganggap jaringan pasokan berteknologi tinggi dengan Amerika Serikat (AS) penting.

Hubungan antara Korea Selatan dan AS mengalami ketegangan pada Agustus ketika pemerintahan Biden menandatangani Undang-Undang Pengurangan Inflasi, yang mengesampingkan keringanan pajak untuk kendaraan listrik yang dirakit di luar negeri. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asia InvestInvestasi Mobil ListrikMobil ListrikTesla
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.