• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Kota-kota di Asia Kini Paling Mahal di Dunia

by Redaksi Asiatoday
April 18, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kota-kota di Asia Kini Paling Mahal di Dunia

Kota Shanghai. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kota-kota di Asia Pasifik kini menjadi kawasan termahal di dunia untuk ditinggali.

Hal itu makin menguat setelah Kota Shanghai melewati Hong Kong sebagai kota termahal di dunia.

Demikian temuan utama dari laporan Julius Baer Group tentang gaya hidup mewah yang dirilis awal bulan ini.

RelatedPosts

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Trois Films and South Korea’s JJan E&M Forge Strategic Partnership in Film Industry

Wilayah Asia paling mahal karena lebih cepat pulih dari pandemi Covid-19. Sebaliknya, Amerika adalah yang paling terjangkau karena kemerosotan dolar AS termasuk Kanada akibat devaluasi tajam mata uang Amerika Latin.

Kota-kota di Asia lebih mahal sebagian karena “Covid-19 tidak menjadi epidemi seperti yang terjadi di kota-kota lain dalam indeks,” kata Rajesh Manwani, kepala pasar dan solusi pengelolaan kekayaan Julius Baer di Asia-Pasifik dilansir dari SCMP.

“Jadi mereka bisa berfungsi lebih normal dari yang lain,” tambahnya.

Krisis Covid-19 yang melanda dunia dan menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan juga memperkaya orang kaya. Mereka yang berasal dari industri teknologi telah melakukannya dengan sangat baik karena penguncian membantu mempercepat peralihan ke online untuk segala hal mulai dari belajar hingga berbelanja dan bersosialisasi.

500 orang terkaya di Bumi menambahkan gabungan $1,8 triliun ke kekayaan mereka tahun lalu, dengan Elon Musk dari Tesla dan Jeff Bezos dari Amazon mendapatkan keuntungan terbesar, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Diterbitkan pada 9 April, “Laporan Kekayaan dan Gaya Hidup Global” Julius Baer menganalisis inflasi harga 20 barang mewah yang menunjukkan gaya hidup individu berpenghasilan tinggi di 25 kota di seluruh wilayah.

Untuk beradaptasi dengan dunia yang terus berubah, edisi 2021 mengganti kategori termasuk pelatih pribadi, jamuan pernikahan, Botox dan piano dengan sepeda, treadmill, asuransi kesehatan, dan paket teknologi.

“Sementara jatuhnya pariwisata menyebabkan penurunan 9,3 persen dalam biaya suite hotel tahun lalu, tiket pesawat kelas bisnis menjadi 11 persen lebih mahal, lompatan terbesar di antara kategori mewah karena maskapai penerbangan harus menebus kelangkaan penjualan,” kata Julius Baer.

Harga sepatu mewah untuk wanita paling merosot, turun 12 persen. Di Asia, harga barang dan jasa untuk orang kaya jauh lebih rendah daripada indeks harga konsumen di kawasan itu sejak 2013, tambahnya.

Shanghai menjadi kota termahal karena harga naik 6 persen tahun lalu, sedangkan di Hong Kong datar, menurut Mark Matthews, kepala penelitian untuk Asia-Pasifik di Julius Baer. Di Shanghai, ada “cukup anomali” di mana penerbangan kelas bisnis naik 82 persen dan harga hotel-suite naik 15 persen, tambahnya. Namun secara keseluruhan, menjalani gaya hidup mewah di seluruh dunia menjadi hanya sekitar 1 persen lebih mahal pada tahun 2020, dengan orang kaya semakin beralih ke pilihan sadar yang dapat menghasilkan harga yang lebih adil bagi produsen, menurut laporan tersebut. (ATN)

Tags: Asia BusinessAsia CityAsia Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.