• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kuartet Arab Siap Rangkul Kembali Qatar Jika Berpisah dengan Iran

by Redaksi Asiatoday
June 9, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kuartet Arab Siap Rangkul Kembali Qatar Jika Berpisah dengan Iran

Kota Doha, Qatar. Ist

ASIATODAY.ID, RIYADH – Arab Saudi dan negara-negara Arab yang tergabung dalam Dewan Kerjasama Teluk (GCC), menyatakan siap memulihkan hubungan diplomatik dengan Qatar.

Namun hal itu hanya akan terjadi bila Doha setuju untuk memenuhi permintaan Kuartet Arab (Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Bahrain). Demikian keterangan Duta Besar Saudi untuk PBB Abdullah al-Mouallimi.

Sebagaimana diketahui, Kuartet Arab memutuskan hubungan dengan Qatar pada 2017, setelah menuduh negara itu membangun hubungan dengan Iran, mendukung organisasi teroris termasuk Ikhwanul Muslimin, dan mencampuri urusan dalam negeri negara-negara GCC lainnya.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Meskipun boikot, Doha menolak untuk menghentikan kegiatannya hingga akhirnya hubungan Qatar dengan negara-negara Teluk belum dipulihkan.

“Jika Qatar menanggapi permintaan mereka, maka itu dengan keterbukaan yang besar, Kuartet Arab akan merangkul Qatar dan rakyatnya, yang ingin kembali ke tempat normal mereka di antara rakyat Dewan Kerjasama Teluk (GCC),” kata al-Mouallimi melansir Al-Arabiya, Selasa (9/6/2020).

Sebaliknya, al-Mouallimi menegaskan bahwa perselisihan dengan Qatar bisa berlanjut selama bertahun-tahun jika Doha tidak melakukan perubahan yang diperlukan.

“Arab Saudi dan negara-negara kembarnya sering menyatakan pendapat mereka bahwa ada ruang untuk pengertian dengan saudara-saudara Qatar jika mereka menerapkan tuntutan ini di lapangan,” ujar al-Mouallimi.

Diketahui, Qatar berusaha membangun hubungan dengan Iran dan Turki, meskipun kedua negara menghadapi kritik atas intervensi kebijakan luar negeri mereka di seluruh kawasan. (ATN)

Tags: Dewan Kerjasama TelukKuartet ArabQatar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.