• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Kurangi Jejak Karbon, CCAI Bangun Panel Surya Terbesar di Asia

by Redaksi Asiatoday
July 31, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kurangi Jejak Karbon, CCAI Bangun Panel Surya Terbesar di Asia

Coca Cola Amatil Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Coca-Cola Amatil Indonesia tengah membangun atap solar panel berkapasitas 7,13 megawatt yang diharapkan akan berdampak signifikan pada pengurangan jejak karbon dari proses produksi. Panel surya yang di bangun ini merupakan yang terbesar di Asia.

President Director Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz mengatakan atap solar panel tersebut dibangun di pabrik perusahaan yang terletak di Cibitung, Jawa Barat. Selain bertujuan untuk mengurangi jejak karbon dari proses produksi, atap solar panel ini menghasilkan listrik yang mampu menggantikan sekitar 13% dari kebutuhan listrik yang disuplai oleh PLN.

“Fase I akan selesai pada Agustus tahun ini, fase selanjutnya dikerjakan tahun depan,” ujarnya saat kegiatan Bali’s Big Eco Weekend di Bali pekan lalu.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Perseroan mengucurkan dana senilai Rp87 miliar atau US$8,26 juta untuk membangun atap solar panel tersebut. Atap solar panel di pabrik Cibitung ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di Cola-Cola System di seluruh dunia.

Selain membangun atap solar panel, Coca-Cola Amatil juga akan menerapkan teknologi baru yang mampu mengurangi kandungan plastik dalam kemasan, yaitu affordable small sparkling package (ASSP) di pabrik yang berada di Surabaya, Jawa Timur pada tahun ini. Lini produksi yang menggunakan teknologi tersebut telah mulai commissioning pada April 2019.

Teknologi ASSP sendiri sebelumnya telah diterapkan di pabrik perusahaan yang berada di Cikedokan, Jawa Barat sejak 2 tahun yang lalu. Kadir menyebutkan melalui teknologi ini, perseroan bisa menurunkan kandungan plastik sebesar 53% dari seluruh portofolio produk.

“Ke depan, tidak menutup kemungkinan akan diterapkan ke pabrik yang lain,” kata Kadir.

Alison Watkins, Managing Director Coca-Cola Amatil Group, menambahkan lini produksi yang ada di pabrik Cikedokan, Jawa Barat merupakan lini kedua di dunia dari Cola-Cola System yang menggunakan teknologi ASSP. Teknologi ini pertama kali diterapkan di pabrik yang berada di India. (AT)

,’;\;\’\’
Tags: Eco WeekendEmisi KarbonKarbon
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.