• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Langitpun Runtuh, Warga Palestina Bertekad Lawan Penggusuran di Yerusalem

by Redaksi Asiatoday
May 30, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Yerusalem Bergolak, Ratusan Warga Palestina Terluka dalam Bentrokan Baru dengan Pasukan Israel

Palestinian youth resist eviction by Israeli troops in Jerusalem. Doc

ASIATODAY.ID, YERUSALEM – Ratusan warga Palestina bersumpah akan melawan segala bentuk penggusuran paksa yang dilancarkan oleh Israel di wilayah Yerusalem. Mereka bertekad mempertahankan tanahnya bahkan hingga Langitpun Runtuh.

Saat ini, 218 rumah tangga Palestina di Yerusalem Timur telah mengajukan kasus penggusuran terhadap mereka.

Laporan Al Jazeera, Sabtu (29/5/2021), Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengkhawatirkan 970 orang dalam risiko pengungsian paksa.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Pengadilan Distrik Yerusalem menunda keputusan minggu ini atas banding oleh tujuh keluarga Palestina, yang terdiri dari 44 orang. Keluarga Palestina itu menghadapi pengusiran dari rumah mereka di daerah Batan al-Hawa di Silwan.

Warga Palestina mengatakan, bagaimanapun, apa yang mereka lihat sebagai “Yudaisasi” Yerusalem Timur, termasuk pengusiran, akan terus berlanjut. Menurut mereka, penggusuran hanya masalah waktu.

Penundaan pengadilan pada Rabu mengikuti keputusan sebelumnya oleh pengadilan hakim bahwa keluarga, bagian dari 19 keluarga dari Batan al-Hawa, diusir dari rumah mereka. Pengusiran keluarga ini memberi jalan bagi pemukim Israel yang mengklaim pernah tinggal di sana sebelum 1948 ketika negara Israel didirikan.

“Pengadilan akan menunda keputusan tersebut karena situasi di Yerusalem Timur sangat tegang sekarang karena keluarga Palestina juga menghadapi pengusiran di Sheikh Jarrah dan penggerebekan ke Masjid Al-Aqsa,” kata Fakhri Abu Diab, kepala Komite Pertahanan Tanah dan Real Estat Silwan dan seorang peneliti urusan Yerusalem, kepada Al Jazeera.

“Dengan Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken yang saat ini berada di wilayah tersebut, ini juga bukan saat yang tepat untuk melanjutkan membuat warga Palestina menjadi tunawisma. Namun, pengadilan Israel pada akhirnya akan berpihak pada pemukim di masa depan dan pengusiran akan terus berlanjut,” tambah Abu Diab.

Bentrokan meletus di Shekih Jarrah selama beberapa minggu baru-baru ini ketika warga Palestina memprotes pengusiran beberapa keluarga dari rumah mereka dan bentrok dengan pasukan keamanan Israel, yang mengakibatkan banyak cedera dan penangkapan.

Kepada Al Jazeera, Walid Husseini, keponakan dari mendiang Faisal Husseini yang merupakan perwakilan penghubung Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk pembicaraan damai Konferensi Madrid tahun 1991, mengatakan kali ini bahwa Palestina tidak akan menyerah ketika pengusiran dimulai lagi.

“Situasi di lapangan mirip dengan yang terjadi selama Intifada pertama karena lebih banyak orang Palestina yang dipolitisasi dan tidak lagi takut. Mereka telah menyerah pada Otoritas Palestina yang impoten sama seperti mereka sebelumnya menyerah pada kepemimpinan Palestina yang korup di PLO. Mereka menyadari bahwa mereka harus mengambil tindakan sendiri karena komunitas internasional tidak akan menekan Israel,” ujar Husseini. (ATN)

Tags: PalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.