• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Laut Indonesia Ditimbun 4,9 Juta Ton Sampah Plastik Tiap Tahun

by Redaksi Asiatoday
April 8, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
IPCIC Hasilkan 11 Kemitraan dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia

Sampah Plastik. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Laut Indonesia harus menjadi sasaran timbunan sampah plastik yang dibuang oleh manusia.

Menurut catatan Plastic Bank Indonesia, setiap tahun ada 4,9 juta ton sampah plastik yang tidak dikelola dengan baik dan 83 persen sampah plastik bocor ke laut dan mengancam ekosistem laut.

“Indonesia sedang darurat sampah plastik karena setiap tahunnya bisa menghasilkan 7,8 juta ton sampah plastik dengan 4,9 juta ton di antaranya tidak dikelola dengan baik sampai berada di tempat pembuangan akhir,” kata Country Manager Plastic Bank Indonesia, Paola Cortese, dalam keterangannya, dikutip Jumat (8/4/2022).

RelatedPosts

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Pemerintah Indonesia sendiri mempunyai target untuk menurunkan pencemaran sampah plastic di laut sebesar 70 persen pada 2021. Sementara dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan nol persen polusi plastic di Indonesia yang ditargetkan tercapai 2040.

Namun demikian menurut Paola, hingga kini masih banyak tantangan yang dihadapi untuk mengejar target tersebut. Misalnya, implementasi kebijakan yang mengatur mengenai responsibilitas produsen plastik di Indonesia masih sangat kurang.

“Masih banyak produsen yang belum aware dengan material kemasan plastik hingga bagaimana pengelolaan sampah plastiknya,” kata Paola.

Sebagai salah satu aksi nyata untuk mendukung target pemerintah, lebih dari 12 ribu anggota komunitas pengumpul plastik yang disebut sebagai Pahlawan Samudra berhasil mencegah pencemaran setara dengan satu miliar botol plastik di laut.

Pencapaian ini merupakan bukti komitmen Plastic Bank Indonesia dalam mencegah polusi plastik di laut dan mengurangi kemiskinan terutama di wilayah pesisir pantai di Indonesia, sambil merevolusi ekonomi sirkular global untuk plastik.

“Selain menyelamatkan laut dan alam, aksi ini juga membantu mengurangi kemiskinan di kalangan kolektor plastik informal. Di mana para pengumpul plastik diberikan imbalan dalam berbagai bentuk mulai dari uang tunai, tabungan, BPJS Kesehatan dan lainnya,” ungkap Paola. (ATN)

Tags: Konservasi LautLaut IndonesiaSampah plastikSave Ocean
No Result
View All Result

Terbaru

  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.