• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lawan Aneksasi Israel, PM Malaysia Serukan Konsensus Global

by Redaksi Asiatoday
June 28, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Darurat Coronavirus, Malaysia Umumkan Lockdown

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yasin. Ist

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menyerukan sebuah konsensus global untuk melawan rencana aneksasi Israel terhadap sejumlah wilayah Tepi Barat, Palestina dan Lembah Yordan.

Israel berencana melakukan rencananya tersebut mulai 1 Juli mendatang.

Berbicara dalam seremoni pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN via konferensi video, PM Muhyiddin menyerukan komunitas internasional, terutama Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), untuk mengutuk rencana pencaplokan Tepi Barat oleh Israel.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Melansir ABNA, Minggu (28/6/2020), PM Muhyiddin mendorong komunitas global untuk segera mengambil tindakan agar rencana aneksasi Israel tidak terwujud.

PM Muhyiddin mengatakan bahwa Malaysia sangat khawatir terhadap masa depan masyarakat Palestina. Ia menilai rencana aneksasi Israel dipastikan akan meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.

Ia menyebut langkah aneksasi memicu tanda tanya mengenai ketulusan Israel untuk mencapai solusi damai dalam konflik berkepanjangan dengan Palestina.

Seperti Malaysia, Indonesia juga terus menyuarakan kecaman atas rencana aneksasi Israel. Indonesia tetap membela kemerdekaan Palestina berdasarkan solusi dua negara.

Indonesia menilai rencana pencaplokan Tepi Barat oleh Israel merupakan langkah ilegal dan bertentangan dengan berbagai resolusi PBB dan hukum internasional. Rencana Israel juga dinilai dapat mengancam stabilitas dan keamanan kawasan.

Indonesia dengan tegas mendesak masyarakat internasional untuk menolak rencana tersebut. Beberapa upaya pun dilakukan pemerintah Indonesia untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana.
 
Salah satu yang sudah dilakukan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi adalah mengirim surat kepada 30 negara sahabat agar mereka mengambil sikap dan menolak rencana aneksasi Israel. (ATN)

Tags: IsraelMalaysiaPalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.