• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

LG Energy Teken MoU dengan Indonesia Battery Holding Garap Baterai Mobil Listrik

by Redaksi Asiatoday
December 20, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Transaksi dan Verifikasi Kualitas Bijih Nikel di Indonesia Harus Sesuai Standar Internasional

Produk Nikel. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Entitas bisnis dari Korea Selatan, LG Chem sepakat menjalin kerja sama dengan Indonesia Battery Holding (IBH) untuk menggarap industri baterai mobil listrik.

Laporan Herald Business Newspaper yang dikutip Bloomberg, LG Energy Solutions, akan membentuk konsorsium dengan empat perusahaan negara Indonesia yang tergabung dalam  Indonesia Battery Holding (IBH), yakni MIND ID, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Pertamina, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

LG Energy Solution telah menandatangani perjanjian bisnis dengan Indonesia tentang kerja sama baterai untuk kendaraan listrik.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

LG Energy Solution memperingatkan terhadap interpretasi yang diperluas, dengan mengatakan perjanjian itu hanya nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang tidak mengikat tentang kerja sama komprehensif.

Seperti dikutip dari ajudaily, nota kesepahaman tersebut ditandatangani Jumat (18/12/2020) dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korsel Sung Yun-mo, CEO LG Energy Solution Kim Jong-hyun, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, Bahlil Lahadalia.

LG Energy Solution akan membuat pengumuman resmi nanti jika detailnya sudah diselesaikan. Perusahaan menolak untuk mengonfirmasi laporan berita bahwa mereka telah merundingkan kesepakatan paket yang mencakup penambangan nikel, peleburan, dan pabrik produksi baterai.

Upacara di sebuah hotel di Seoul dilakukan di sela-sela pembicaraan perdagangan antara Sung dan mitranya dari Indonesia Menteri Perdagangan Agus Suparmanto yang menandatangani perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (CEPA).

Konsorsium LG Energy Solution dan IBH dikabarkan akan meluncurkan proyek platform baterai kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia dengan total nilai investasi hingga 10 triliun won atau sekitar Rp130 triliun, dan berjalan selama 5 tahun.

Laporan businesskorea.co.kr, Jumat (11/12/2020), dalam proyek ini serangkaian fasilitas bersama akan dibangun untuk menangani proses penambangan nikel, peleburan, pemurnian, dan prekursor, bahan elektroda positif, dan produksi sel.

Fasilitas penambangan, peleburan, dan pemurnian kemungkinan besar dibangun di Maluku Utara dan fasilitas produksi diharapkan akan didirikan di Jawa Barat. LG Energy Solutions akan bertanggung jawab penuh atas produksi sel baterai.

Wakil Menteri BUMN Budi G. Sadikin sebelumnya menyampaikan bahwa BUMN yang tergabung dalam IBH, MIND ID, Pertamina, PLN, dan Antam, akan memiliki saham IBH masing-masing sebesar 25 persen.

“Kami sudah bentuk kerja sama  Indonesia Battery, yakni holding company yang dimiliki 25 persen oleh PLN, 25 persen oleh Pertamina, 25 persen oleh MIND ID, dan 25 persen dari Antam,” ujar Budi.

Budi mengatakan bahwa pembentukan holding ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan cadangan nikel Indonesia yang merupakan cadangan nikel terbesar di dunia.

Nikel merupakan logam yang sangat penting bagi Indonesia karena menjadi komponen utama dalam pembuatan baterai kendaraan listrik. Holding baterai ini akan mengolah produk nikel dari hulu ke hilir hingga menjadi produk baterai kendaraan listrik. (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelInvestasi BateraiKerjasama Indonesia-Korea SelatanLG ChemNikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.